Kompas.com - 04/09/2020, 11:39 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAWali Kota Bandung Oded M Danial

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Wali Kota Bandung Oded Mohamad Danial, Jumat (4/9/2020) hari ini.

Oded akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pemerintahan Kota Bandung tahun 2012-2013 untuk tersangka Dadang Suganda

"Hari ini, Jumat (4/9/2020), KPK juga menjadwalkan pemeriksaan Oded Mohammad Danial, bertempat di Polrestabes Bandung," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat.

Baca juga: KPK Panggil 2 Mantan Anggota DPRD Bandung sebagai Saksi Kasus Korupsi RTH

Oded sebelumnya dipanggil penyidik pada Rabu (2/9/2020) lalu. Namun, ia tidak memenuhi panggilan dan pemeriksaannya pun dijadwal ulang menjadi hari ini.

Oded akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan anggota DPRD Kota Bandung periode 2009-2014.

Selain Oded, penyidik juga memanggil 13 orang saksi lainnya yang terdiri dari sejumlah ibu rumah tangga dan petani.

Para saksi itu, terdiri dari empat ibu rumah tangga bernama Iis Aisyah, Iis Amas, Noneng Kurniasih, Tinny Kurniati, dan Imik.

Lalu, empat orang petani bernama Dayat, Okib, Eme dan Warma.

Baca juga: KPK Tahan Tersangka Kasus Korupsi Proyek RTH di Kota Bandung

Kemudian, seorang karyawan swasta bernama Dedih, seorang pedagang bernama Juju Juangsih dan seorang wiraswata bernama Rasmanah.

Ali mengatakan, saksi-saksi tersebut diperiksa untuk mengembangkan dugaan pidana lain yang dilakukan Dadang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X