KILAS

Revitalisasi Ekonomi, Upaya Badan Restorasi Gambut Pulihkan Ekosistem di Lahan Gambut

Kompas.com - 24/07/2020, 15:46 WIB
Deputi Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (BRG) Myrna A Safitri saat memberikan sambutan ?Pelatihan Online Pengembangan Pemasaran Produk Desa Peduli Gambut?, Rabu (22/7/2020).
DOK. Humas Badan Restorasi GambutDeputi Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (BRG) Myrna A Safitri saat memberikan sambutan ?Pelatihan Online Pengembangan Pemasaran Produk Desa Peduli Gambut?, Rabu (22/7/2020).

KOMPAS.com – Deputi Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (BRG) Myrna A Safitri mengatakan, pihaknya tengah melindungi dan menjaga lahan gambut, baik yang disebabkan manusia atau alam.

Dalam tiga tahun ini, salah satu kerja nyata BRG dan masyarakat dalam melindungi lahan adalah menguatkan program revitalisasi ekonomi bagi masyarakat di desa-desa gambut.

Saat ini, BRD tengah mendampingi 525 Desa Peduli Gambut (DPG) guna memaksimalkan penguatan kapasitas pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di desa-desa gambut.

Pernyataan itu Myrna sampaikan saat memberikan sambutan Pelatihan Online Pengembangan Pemasaran Produk Desa Peduli Gambut, Rabu (22/7/2020).

Baca juga: Walhi: Pemulihan Ekosistem Gambut Tak Bisa Tanpa Evaluasi Industri dan Konsesi

Dia menyebut, pembinaan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) di perdesaan gambut tersebut semata untuk mengembalikan fungsi hidrologis gambut.

Untuk itu, upaya perlindungan ekosistem gambut bagi Kelompok Masyarakat (Pokmas), Kelompok Usaha Bersama (Kube) dan Bumdes di kawasan gambut dilakukan dengan cara pendampingan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Myrna menjelaskan, dengan pola tersebut, masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap lahan gambut. Sebab, bahan produksi UMKM atau Bumdes berada di lahan gambut.

Puncaknya, lanjut dia, masyarakat tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar dan perekonomian rumah tangga makin meningkat.

Baca juga: Bisa Edukasi Masyarakat Tak Bakar Lahan Gambut, BRG Dinilai Tetap Dibutuhkan

“Pelatihan ini menjadi bukti BRG serius mendampingi UMKM-Bumdes dalam memberikan nilai tambah produk ekonomi dari gambut,” kata Myrna dalam keterangan tertulis.

Adaptasi UMKM di era digital

Pada era modern seperti saat ini pun para pelaku UMKM di desa peduli gambut belum banyak yang beradaptasi dengan pasar digital.

Oleh sebab itu, kerja sama BRG-Bukalapak.com salah satu tujuannya adalah agar produk UMKM dan Bumdes dikenal khalayak luas.

Menurut dia, dunia maya saat ini adalah pasar yang baik dan efektif untuk menjual produk usaha.

“Ekonomi tak akan berjalan jika tidak ada pasar yang baik,” kata Myrna.

Baca juga: Food Estate dan Kilas Balik Proyek Lahan Gambut Sejuta Hektar

Adapun, pemulihan ekosistem gambut melalui revitalisasi ekonomi tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi BRG, yakni tercapainya tiga sasaran restorasi.

Sasaran tersebut, yakni, pertama, pemulihan hidrologi, vegetasi, dan daya dukung sosial-ekonomi ekosistem gambut yang terdegradasi.

Kedua, melakukan perlindungan ekosistem gambut bagi penyangga kehidupan. Ketiga, melakukan penataan ulang pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan.

Selain itu, pengelolaan ekosistem gambut bertujuan untuk mencapai multi-manfaat, yaitu manfaat ekonomi, sosial, dan ekologi.

Sementara itu, rumusan program yang menjadi tanggung jawab BRG adalah program fasilitasi dan koordinasi restorasi gambut di tujuh provinsi.

Baca juga: Badan Restorasi Gambut: Riau Provinsi Paling Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

Sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan program adalah percepatan pemulihan ekosistem gambut di tujuh provinsi untuk memberikan pemanfaatan yang berkelanjutan bagi kepentingan ekonomi, sosial, dan ekologi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Luhut Sebut Pemerintah Tak Akan Lockdown untuk Cegah Masuknya Varian Omicron

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Muncul Varian Omicron, Menkes: Tidak Perlu Panik

Nasional
Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Pemerintah Pastikan Tempat Karantina Akan Kerja Keras Cegah Varian Omicron dari Luar Negeri

Nasional
Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Ini Daftar 11 Negara yang Warganya Dilarang Masuk RI untuk Cegah Varian Omicron

Nasional
Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Menkes: Sampai Sekarang Indonesia Belum Teramati Adanya Varian Omicron

Nasional
Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Cegah Varian Corona Omicron, Masa Karantina Pelaku Perjalanan Internasional Jadi 7 Hari

Nasional
WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

WNI dari Negara Afrika bagian Selatan dan Hongkong Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Terendah Selama 2021, Kasus Kematian Covid-19 Bertambah 1 dalam Sehari

Nasional
Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Bantu Amankan KTT G20, KSAL Siapkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara

Nasional
Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Sebaran 264 Kasus Baru Covid-19, di DKI Tertinggi

Nasional
UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

UPDATE 28 November: Tambah 1 Orang, Total Kasus Kematian akibat Covid-19 Capai 143.808

Nasional
UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

UPDATE: 244.999 SpesimenĀ Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Versi PCR 0,94 Persen

Nasional
UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

UPDATE 28 November: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Capai 8.214

Nasional
Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani 'Overhaul', KSAL: Hasilnya Bagus

Kapal Selam KRI Cakra-401 Selesai Jalani "Overhaul", KSAL: Hasilnya Bagus

Nasional
UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 28 November: 94.339.737 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.