Pemilik Restoran Disarankan Manfaatkan Teknologi Digital di Tengah Pandemi

Kompas.com - 19/07/2020, 21:39 WIB
Kemanparekfraf luncurkan Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan di Restoran/Rumah Makan. Salah satu materi mengenai tempat duduk dan jarak antar tamu diatur minimal 1 (satu) meter atau melakukan rekayasa teknis seperti pemasangan partisi antar tamu di atas meja makan. dok. Biro Puskompublik KemenparekrafKemanparekfraf luncurkan Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan di Restoran/Rumah Makan. Salah satu materi mengenai tempat duduk dan jarak antar tamu diatur minimal 1 (satu) meter atau melakukan rekayasa teknis seperti pemasangan partisi antar tamu di atas meja makan.
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dokter milenial Muhammad Fajri Adda’i menyarankan pemilik restoran menggunakan teknologi digital untuk keperluan operasional di tengah pandemi Covid-19.

"Lebih baik pemilik restoran memanfaatkan media digital untuk berbagai kepentingan," kata Fajri seperti ditayangkan dalam akun YouTube BNPB, Minggu (19/7/2020).

Teknologi digital, kata Fajri, dapat dimanfaatkan untuk pemesanan makanan dan pembayaran.

Hal itu bertujuan untuk meminimalisasi kontak secara langsung.

Baca juga: Pemerintah: Saat di Restoran, Upayakan Tak Ada Pembicaraan

Pemilik restoran, katanya, juga dapat memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk.

Selain itu, Fajri menyarankan pemilik restoran menyediakan sarana untuk mencuci tangan serta mengecek suhu tubuh pengunjung sebelum masuk.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, pemilik tempat makan juga perlu memerhatikan ventilasi agar sirkulasi udara berjalan baik.

Baca juga: Pengunjung Melebihi Kapasitas yang Dibolehkan, Sebuah Restoran di Jakarta Barat Didenda Rp 10 Juta

Pemasangan pembatas antar-pengunjung atau pengunjung dengan kasir juga dinilai perlu dilakukan.

"Baik antar-meja, antar-pengunjung, bahkan mungkin kalau perlu misalnya di kasirnya, di tempat pemesanannya. Tidak perlu yang high cost, tipis saja, plastik tipis," ujar dia.

Fajri juga berpesan, pengunjung lebih baik membungkus atau membawa pulang makanan yang dibeli, tidak dimakan di tempat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia, Jokowi Harap Herd Immunity Segera Terbentuk

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Survei SMRC: Mayoritas Pemilih Jokowi dan Prabowo Ingin Presiden Tetap 2 Periode

Nasional
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 Capai 13.737, Tertinggi Sejak 30 Januari 2021

Nasional
Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Presiden Didesak Batalkan Pemberhentian 51 Pegawai KPK

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Kasus Covid-19 Melonjak, Ngabalin Sebut akibat Banyak Warga Tak Patuhi Larangan Mudik

Nasional
Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Soal Usul Lockdown, Ngabalin Sebut Jokowi Punya Pertimbangan Khusus

Nasional
Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Cerita Novel Baswedan Sudah Ingin Mundur dari KPK Sejak 2019

Nasional
UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 20 Juni: 12.239.706 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 20 Juni: 89.183 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

UPDATE 20 Juni: Sebaran 13.737 Kasus Baru Covid-19, 5.582 di Jakarta

Nasional
UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

UPDATE 20 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 121.684

Nasional
UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Juni: Ada 142.719 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

UPDATE 20 Juni: Tambah 6.385, Pasien Covid-19 Sembuh Jadi 1.792.528 Orang

Nasional
UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

UPDATE 20 Juni: Tambah 371, Pasien Covid-19 Meninggal Capai 54.662

Nasional
UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Tambah 13.737, Kini Ada 1.989.909 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X