Pemerintah: Saat di Restoran, Upayakan Tak Ada Pembicaraan

Kompas.com - 16/07/2020, 18:00 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers, Sabtu (30/5/2020). Gugus Tugas NasionalJuru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers, Sabtu (30/5/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Masyarakat pekerja yang kerap makan di restoran atau tempat makan diingatkan agar tidak berbicara saat berada di tempat tersebut.

Sebab, tempat makan merupakan salah satu fasilitas umum yang bisa menjadi tempat penularan Covid-19.

Apalagi, tempat makan sering dikunjungi oleh para pekerja, khususnya pekerja perkantoran untuk makan siang.

"Jadi upayakan tidak ada pembicaraan sama sekali selama kita masih makan bersama orang lain di tempat makan," ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di BNPB, Kamis (16/7/2020).

Baca juga: Grafik Covid-19 Belum Melandai, Bioskop di Jakarta Batal Buka 29 Juli

Di tempat makan, kata dia, protokol kesehatan justru harus diterapkan lebih ketat lagi karena saat itu setiap orang harus melepas maskernya untuk makan.

Oleh karena itu, penularan pun bisa terjadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan tidak ada pembicaraan, kata Yuri, hal tersebut dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit Covid-19.

"Sebagian besar masyarakat yang kerja pada saat jam makan siang akan meninggalkan tempat kerja. Nah di tempat makan siang ini kita sering lupa bahwa protokol kesehatan justru harus lebih ketat dilaksanakan," kata dia.

Karena melepas masker, kata dia, masyarakat harus ingat untuk menjaga jarak dan menjamin lingkungan di tempat makan tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik menjadi penting.

Pihaknya pun menyarankan agar masyarakat membawa alat makan sendiri agar bisa makan dengan kondisi yang tenang.

"Kita kadang tidak tahu di tempat makan kita dengan siapa, orang dari kantor mana, sehingga sebaiknya makan tidak bicara, segera selesaikan, dan tinggalkan tempat itu," kata dia.

"Ini sesuatu baru, karena biasanya justru kita bisa bertemu orang, ngobrol berkepanjangan dengan suasana dekat dan akrab ini yang harus diubah. Inilah adaptasi kebiasaan baru," ucap dia.

Baca juga: Sejumlah ASN di Cempaka Putih Hindari Swab Test Covid-19

Adapun kasus Covid-19 di Indonesia per Kamis (16/7/2020) sudah mencapai 81.668.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 40.345 orang pasien dinyatakan sembuh dan 3.873 orang meninggal dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polri Pastikan SKB UU ITE Bakal Jadi Pedoman dalam Penanganan Perkara

Polri Pastikan SKB UU ITE Bakal Jadi Pedoman dalam Penanganan Perkara

Nasional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Varian Baru Tersebar di 14 Provinsi

Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Varian Baru Tersebar di 14 Provinsi

Nasional
Perjalanan Kasus Tes Usap RS Ummi yang Libatkan Rizieq Shihab hingga Vonis Menjelang

Perjalanan Kasus Tes Usap RS Ummi yang Libatkan Rizieq Shihab hingga Vonis Menjelang

Nasional
Lonjakan Kasus Covid-19 dan Wanti-wanti Jokowi soal Disiplin Protokol Kesehatan

Lonjakan Kasus Covid-19 dan Wanti-wanti Jokowi soal Disiplin Protokol Kesehatan

Nasional
Menanti Vonis Rizieq Shihab, Ini Putusan Hakim dalam Dua Perkara Sebelumnya

Menanti Vonis Rizieq Shihab, Ini Putusan Hakim dalam Dua Perkara Sebelumnya

Nasional
[POPULER NASIONAL] Menkes Sebut Pentingnya Kontrol Pandemi | Varian Delta Menular saat Berpapasan?

[POPULER NASIONAL] Menkes Sebut Pentingnya Kontrol Pandemi | Varian Delta Menular saat Berpapasan?

Nasional
Indonesia Desak Negara Anggota Gerakan Non-Blok Cari Solusi untuk Palestina

Indonesia Desak Negara Anggota Gerakan Non-Blok Cari Solusi untuk Palestina

Nasional
Heran Wartawan Terus Beritakan Pengurangan Vonis Pinangki, Jampidsus: Dari Dia Negara Dapat Mobil

Heran Wartawan Terus Beritakan Pengurangan Vonis Pinangki, Jampidsus: Dari Dia Negara Dapat Mobil

Nasional
Sita Tanah terkait Kasus Nurdin Abdullah, KPK: Masjid di Atasnya Tetap Bisa Digunakan

Sita Tanah terkait Kasus Nurdin Abdullah, KPK: Masjid di Atasnya Tetap Bisa Digunakan

Nasional
Kemendikbudristek Sebut PTM Terbatas Disesuaikan dengan Tingkat Penularan Covid-19 di Tiap Daerah

Kemendikbudristek Sebut PTM Terbatas Disesuaikan dengan Tingkat Penularan Covid-19 di Tiap Daerah

Nasional
Pimpinan Komisi III Minta Polisi yang Perkosa Remaja Dihukum Maksimal dan Kapolsek Dipecat

Pimpinan Komisi III Minta Polisi yang Perkosa Remaja Dihukum Maksimal dan Kapolsek Dipecat

Nasional
KPK Setor Uang Denda dan Pengganti dari 4 Terpidana, Salah Satunya Penyuap Juliari Batubara

KPK Setor Uang Denda dan Pengganti dari 4 Terpidana, Salah Satunya Penyuap Juliari Batubara

Nasional
Dengan Berbagai Pertimbangan, Siapa Panglima TNI Mendatang?

Dengan Berbagai Pertimbangan, Siapa Panglima TNI Mendatang?

Nasional
Kemenkumham Ambil Alih Pengelolaan Pasar Babakan Kota Tangerang

Kemenkumham Ambil Alih Pengelolaan Pasar Babakan Kota Tangerang

Nasional
Eks Direktur Teknik Garuda Divonis 8 Tahun Penjara

Eks Direktur Teknik Garuda Divonis 8 Tahun Penjara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X