Gugus Tugas Sebut Ada 141 Klaster Penularan Covid-19 di Jawa Timur

Kompas.com - 15/07/2020, 19:26 WIB
Pedagang dan pembeli di Pasar Keputran Surabaya mengikuti rapid test massal yang digelar Pemkot Surabaya bersama TNI-Polri, Rabu (15/7/2020). Dok. Pemkot SurabayaPedagang dan pembeli di Pasar Keputran Surabaya mengikuti rapid test massal yang digelar Pemkot Surabaya bersama TNI-Polri, Rabu (15/7/2020).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, ada 141 klaster penularan Covid-19 di Jawa Timur.

Informasi itu dikatakan Dewi dalam diskusi di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (15/7/2020).

"Ini per tanggal 7 Juli 2020 total ada 141 klaster dengan total 2.004 kasus di Jawa Timur," ujar Dewi.

Dewi menjelaskan, kebanyakan kasus terjadi karena di klaster tersebut karena transmisi lokal.

Baca juga: Menkes Terawan Akan Pimpin Langsung Penanganan Covid-19 di Jawa Timur

Klaster penularan yang paling banyak adalah pasar tradisional, yaitu 31 klaster dengan 199 kasus.

"Walaupun total kasus 199 (kasus) bisa jadi karena belum semuanya juga di test feeling saya. Tapi ini ketemu beberapa klaster dari pasar," ucapnya.

Selain pasar, juga ada penularan klaster tempat kerja dengan 20 klaster dengan 272 kasus.

"Klasternya lebih sedikit. Artinya apa kalau klasternya sedikit tapi jumlah kasus banyak, penularan di tempat itu lebih tinggi," ucap Dewi.

Baca juga: Upaya Jawa Timur Turunkan Kasus Covid-19 Sesuai Permintaan Jokowi...

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengatakan, masih ada penambahan kasus baru pasien positif Covid-19 hingga Rabu (15/7/2020).

Menurut Yurianto, berdasarkan data yang dihimpun pemerintah hingga Rabu pukul 12.00 WIB, ada penambahan 1.522 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah ini didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 24.871 spesimen dalam 24 jam terakhir.

"Sehingga secara akumulatif ada 80.094 kasus positif Covid-19 (di Indonesia) sampai saat ini," kata Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu sore.

Berdasarkan data yang dipaparkan Yuri, kasus baru pasien positif Covid-19 tersebar di 28 provinsi.

Dari data tersebut, tercatat lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi, yakni Jawa Tengah (261 kasus baru), DKI Jakarta (260 kasus baru), Jawa Timur (165 kasus baru), Sulawesi Selatan (158 kasus baru) dan Kalimantan Selatan (109 kasus baru).

Baca juga: UPDATE 15 Juli: 521 Pasien Covid-19 Sembuh, Jatim Catat Penambahan Tertinggi



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Transparan

Soal Vaksinasi Gotong Royong, Anggota Komisi IX Minta Pemerintah Transparan

Nasional
Jokowi Kenang Artidjo Alkostar: Rajin, Jujur, Punya Integritas Tinggi

Jokowi Kenang Artidjo Alkostar: Rajin, Jujur, Punya Integritas Tinggi

Nasional
Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Pakai Sistem Drive Thru, Ini Informasinya

Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia Pakai Sistem Drive Thru, Ini Informasinya

Nasional
Melayat Artidjo Alkostar, Jokowi: Kita Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Melayat Artidjo Alkostar, Jokowi: Kita Kehilangan Putra Terbaik Bangsa

Nasional
PKS Gelar Rakernas, Susun Strategi Kemenangan Jelang 2024

PKS Gelar Rakernas, Susun Strategi Kemenangan Jelang 2024

Nasional
Polemik Vaksinasi Gotong Royong

Polemik Vaksinasi Gotong Royong

Nasional
[POPULER NASIONAL] Kronologi OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah | Ketum PBNU Usulkan Jokowi Instruksikan PNS hingga Pengusaha Berzakat

[POPULER NASIONAL] Kronologi OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah | Ketum PBNU Usulkan Jokowi Instruksikan PNS hingga Pengusaha Berzakat

Nasional
Pimpinan dan Dewas KPK Diagendakan Hadiri Pemakaman Artidjo Alkostar Pagi Ini

Pimpinan dan Dewas KPK Diagendakan Hadiri Pemakaman Artidjo Alkostar Pagi Ini

Nasional
Artidjo Alkostar Dimakamkan di Kompleks Pemakaman UII Yogyakarta

Artidjo Alkostar Dimakamkan di Kompleks Pemakaman UII Yogyakarta

Nasional
Isu Kudeta di Demokrat yang Berujung Pemecatan 7 Kader

Isu Kudeta di Demokrat yang Berujung Pemecatan 7 Kader

Nasional
UPDATE: 1,32 Juta Kasus Covid-19 dan Penerjunan Tim Supervisi 3 T di 7 Provinsi

UPDATE: 1,32 Juta Kasus Covid-19 dan Penerjunan Tim Supervisi 3 T di 7 Provinsi

Nasional
Hari Ini, Jokowi Resmikan Pengoperasian KRL Yogyakarta-Solo

Hari Ini, Jokowi Resmikan Pengoperasian KRL Yogyakarta-Solo

Nasional
Saat Peraih Penghargaan Antikorupsi Ditangkap KPK…

Saat Peraih Penghargaan Antikorupsi Ditangkap KPK…

Nasional
Duka Mendalam atas Kepergian Artidjo Alkostar, Algojo Para Koruptor

Duka Mendalam atas Kepergian Artidjo Alkostar, Algojo Para Koruptor

Nasional
Hari ini Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal untuk Pekerja Publik di Yogyakarta

Hari ini Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal untuk Pekerja Publik di Yogyakarta

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X