Komisi I Minta TNI Siap Hadapi Gangguan Pertahanan Berupa Wabah Virus

Kompas.com - 07/07/2020, 18:35 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) ShutterstockIlustrasi virus corona (Covid-19)

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan, TNI semestinya tidak hanya siap menghadapi ancaman pertahanan fisik saja, tapi juga harus siap menghadapi ancaman pertahanan lain.

"Ada ancaman terhadap keamanan nasional di bidang biologi. Misalnya virus corona," ujar Meutya dalam diskusi bertajuk 'Strategi di Balik Kebijakan Alokasi Anggaran Pertahanan', Selasa (7/7/2020).

Meutya menyebut, ancaman pertahanan negara berupa wabah virus telah terjadi saat ini.

Baca juga: Peringatan dari Alam, Wabah Belalang Serang Afrika

TNI pun harus turut memulai menyusun strategi untuk mengantisipasi gangguan pertahanan seperti wabah virus ini.

Salah satu langkah yang disiapkan, lanjut Meutya, bisa dengan mempersiapkan fasilitas kesehatan.

"Oleh sebab itu optimalkan Rumah Sakit milik TNI sebagai rujukan penanganan Covid-19," ucap politikus Golkar itu.

Baca juga: Wabah Pes Muncul di China, Dulu Sebabkan ‘Black Death’ yang Tewaskan Jutaan Jiwa

Meutya menegaskan, Komisi I DPR siap mendukung TNI dari sisi anggaran demi terciptanya kesiapan dalam hal gangguan pertahanan berupa wabah virus.

"Kami mendukung kebutuhan tambahan anggaran TNI yang belum terdukung untuk penanganan Covid-19," kata Meutya.

Selain itu, DPR juga akan mengakselerasi penyelesaian Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara (PSDN).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X