Pemerintah Serukan Masyarakat Gotong-Royong Menuju Kebiasaan Baru

Kompas.com - 18/06/2020, 19:34 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (15/6/2020). DOKUMENTASI BNPBJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (15/6/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyerukan masyarakat saling bergotong-royong sebagai modal untuk menghadapi kebiasaan baru yang produktif dan aman dari Covid-19.

"Kerja sama, gotong-royong dan kesinambungan ini harus terus dilaksanakan. Kami bangga bahwa masyarakat sudah banyak memahami hal ini," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Dengan gotong-royong, masyatakat bisa saling mengingatkan dan mengedukasi supaya dapat menasuki era new normal dengan perubahan perilaku.

Misalnya, dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca juga: New Normal Transportasi, Tinggalkan Pola Setoran ke Majikan...

Adapun protokol kesehatan tersebut antara lain menjaga jarak, menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan.

Ia menyatakan hanya dengan cara tersebut masyarakat bisa tetap produktif dan aman dari penyebaran virus corona.

Untuk itu, ia meyakini bahwa masyarakat bisa mengatasi hal tersebut.

"Kita pasti mampu melawannya. Mari bergotong-royong karena inilah jiwa bangsa kita, bersama-sama bersatu untuk memerangi, menanggulangi sebaran Covid-19," ujar Yuri.

Sebelumnya, pemerintah melaporkan terjadinya penambahan kasus pasien meninggal sebanyak 63 orang. Sehingga, total kasus meninggal dunia sebanyak 2.339 orang.

Baca juga: Pancasila dan Ekologi Hukum di Era New Normal

Kemudian, penambahan kasus positif juga terjadi dalam 24 jam terakhir sebanyak 1.331 orang. Total kasus Covid-19 hingga kini mencapai 42.762 orang.

Sementara pasien sembuh bertambah 555 orang. Sehingga akumulasi keseluruhan sembuh hingga kini mencapai 16.798 orang.

Adapun, pasien berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 36.698 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 17.923 orang.

Akibat pandemi Covid-19 di Tanah Air, setidaknya terdapat 435 kota dan kabupaten dari 34 provinsi yang terdampak.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Irjen Napoleon: Saya Kecewa...

Irjen Napoleon: Saya Kecewa...

Nasional
Antisipasi Kerumunan, KPU Bagi Lima Waktu Kedatangan Pemilih di TPS

Antisipasi Kerumunan, KPU Bagi Lima Waktu Kedatangan Pemilih di TPS

Nasional
Mahfud Minta Aparat Tak Lengah Jaga Situasi Keamanan Jelang Pilkada

Mahfud Minta Aparat Tak Lengah Jaga Situasi Keamanan Jelang Pilkada

Nasional
Targetkan 77,5 Persen Partisipasi pada Pilkada 2020, KPU Gandeng KIM

Targetkan 77,5 Persen Partisipasi pada Pilkada 2020, KPU Gandeng KIM

Nasional
UPDATE: Tambah 2 di Kuwait, Total 1.980 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tambah 2 di Kuwait, Total 1.980 WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Jelang HUT OPM Pada 1 Desember, Polri Akan Patroli Besar-besaran

Jelang HUT OPM Pada 1 Desember, Polri Akan Patroli Besar-besaran

Nasional
Megawati Puji China, Paling Awal Beri Bantuan untuk RI Saat Pandemi Covid-19

Megawati Puji China, Paling Awal Beri Bantuan untuk RI Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Pilkada 2020, Catatan soal Pelanggaran Protokol hingga Kekhawatiran Penularan Covid-19

Pilkada 2020, Catatan soal Pelanggaran Protokol hingga Kekhawatiran Penularan Covid-19

Nasional
Jelang Pilkada, Panglima TNI Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Jelang Pilkada, Panglima TNI Ingatkan Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Nasional
20 Tahun UU Pengadilan HAM, Bagaimana Agenda Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat?

20 Tahun UU Pengadilan HAM, Bagaimana Agenda Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Berat?

Nasional
Penerima Kartu Prakerja Total 5,9 Juta, Banyak yang Belum Dapat

Penerima Kartu Prakerja Total 5,9 Juta, Banyak yang Belum Dapat

Nasional
Serikat Pekerja Tekstil Gugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi

Serikat Pekerja Tekstil Gugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi

Nasional
Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

Usulan Pemerintah, RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Istri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

Suami Kecelakaan Lalu Lintas, Istri: Sudah Siaga dengan Kartu JKN-KIS

Nasional
Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

Seleksi PPPK, Momentum Peningkatan Kesejahteraan bagi Guru Honorer

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X