Kompas.com - 17/06/2020, 17:04 WIB


KOMPAS.com - Rumah Sehat Terpadu (RST) Dompet Dhuafa telah menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Manager Penunjang Medis RST Dompet Dhuafa, Jumpa Utama, Senin (15/6/2020).

Ia mengungkapkan protokol kesehatan tersebut dilakukan agar pasien dan tenaga medis terhindar dari paparan virus Covid-19.

Selain itu, ia mengatakan, RST Dompet Dhuafa juga mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk tidak takut ke Rumah Sakit (RS) terutama di era new normal ini.

Baca juga: Bantu Pemerintah Kikis Kemiskinan, Dompet Dhuafa Verifikasi Datanya ke Ditjen Dukcapil

"Dengan berbagai protokol kesehatan yang telah diterapkan itu pasien yang membutuhkan pelayanan RST Dompet Dhuafa tidak perlu takut untuk datang ke RS," imbaunya.

Adapun protokol kesehatan yang telah diterapkan RST Dompet Dhuafa, yakni saat di pintu lobby, para pengunjung maupun pasien di periksa dengan uji screening suhu tubuh.

"Setelah di cek, kemudian pengunjung atau pasien diminta mengisi fomulir yang telah disediakan pihak RST Dompet Dhuafa untuk diberikan cap lulus uji screening," kata Jumpa seperti dalam keterangan tertulisnya.

Selanjutnya, pengunjung maupun pasien diarahkan untuk mengambil nomor antrian pendaftaran yang dibantu pihak RST Dompet Dhuafa untuk dibawa ke meja pendaftaran dengan prosedur yang sudah diterapkan.

Baca juga: Gandeng Dompet Dhuafa, ExxonMobil Salurkan 1.800 Paket Sembako di DKI Jakarta

Setelah dari meja pendaftaran, para pengunjung maupun pasien kemudian diarahkan ke bagian pemeriksaan sebelum ke dokter yang dituju.

"Kami telah mewajibkan pasien dan tenaga medis untuk pakai masker. Selain itu kami sudah
menyiapkan tempat cuci tangan di beberapa sudut baik berupa air mau pun handsanitizer", jelas Jumpa Utama.

Tak hanya itu, ia mengungkapkan, petugas pendaftaran pun menggunakan alat Pelindung Diri (APD).

"RST Dompet Dhuafa juga telah menerapkan sosial distancing. Tentunya, semua petugas pun menerapkan standar protokol pencegahan penularan Covid-19," tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Didesak Tindaklanjuti Laporan Ratusan TKI Meninggal di Malaysia

Pemerintah Didesak Tindaklanjuti Laporan Ratusan TKI Meninggal di Malaysia

Nasional
Rabu Sore Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Idul Adha

Rabu Sore Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Idul Adha

Nasional
Wamenkumham Enggan Temui Mahasiswa Bahas RKUHP, BEM UI: Anda Jangan Hanya Omong Kosong Saja!

Wamenkumham Enggan Temui Mahasiswa Bahas RKUHP, BEM UI: Anda Jangan Hanya Omong Kosong Saja!

Nasional
Minta Warga yang Terdampak Perubahan Nama Jalan Tak Khawatir, Wamendagri: Kita Kawal

Minta Warga yang Terdampak Perubahan Nama Jalan Tak Khawatir, Wamendagri: Kita Kawal

Nasional
Sulit Diklaim Jadi Alasan Pekerja Migran RI Enggan Daftar Jamsos PMI

Sulit Diklaim Jadi Alasan Pekerja Migran RI Enggan Daftar Jamsos PMI

Nasional
Soroti Pengentasan Kasus Stunting, Puan Ajak Masyarakat Dukung RUU KIA

Soroti Pengentasan Kasus Stunting, Puan Ajak Masyarakat Dukung RUU KIA

Nasional
PKS Minta Kebijakan Beli Pertalite-Solar Pakai MyPertamina Dicabut, Ini Alasannya

PKS Minta Kebijakan Beli Pertalite-Solar Pakai MyPertamina Dicabut, Ini Alasannya

Nasional
Jokowi Tiba di Kyiv, Akan Temui Zelenskyy hingga Kunjungi Lokasi Terdampak Perang

Jokowi Tiba di Kyiv, Akan Temui Zelenskyy hingga Kunjungi Lokasi Terdampak Perang

Nasional
Terkait Pemilu 2024, Kemendagri Percepat Penetapan Batas Desa

Terkait Pemilu 2024, Kemendagri Percepat Penetapan Batas Desa

Nasional
Kisah Ganja Medis Fidelis untuk Sang Istri yang Berujung Bui...

Kisah Ganja Medis Fidelis untuk Sang Istri yang Berujung Bui...

Nasional
Harap RKUHP Tetap Disahkan Sebelum 7 Juli, Ketua Komisi III: Kalau Belum, Ya Mundur

Harap RKUHP Tetap Disahkan Sebelum 7 Juli, Ketua Komisi III: Kalau Belum, Ya Mundur

Nasional
Politikus PDI-P Sebut Tjahjo Kumolo Masih Dirawat, Kondisinya Membaik

Politikus PDI-P Sebut Tjahjo Kumolo Masih Dirawat, Kondisinya Membaik

Nasional
IDI: Ganja untuk Medis Bisa Jadi Pilihan, tetapi Bukan yang Terbaik

IDI: Ganja untuk Medis Bisa Jadi Pilihan, tetapi Bukan yang Terbaik

Nasional
3 RUU DOB Papua Bakal Disahkan Jadi UU Besok

3 RUU DOB Papua Bakal Disahkan Jadi UU Besok

Nasional
Anggota DPR Tegaskan Kajian Legalisasi Ganja untuk Medis, Bukan Kesenangan

Anggota DPR Tegaskan Kajian Legalisasi Ganja untuk Medis, Bukan Kesenangan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.