Unicef: Beraktivitas di Rumah, Kesempatan Berkumpul Bersama Keluarga

Kompas.com - 02/04/2020, 10:59 WIB
Child Protection Specialist Unicef, Astrid Gonzaga Dionisio, saat berada di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/1/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniChild Protection Specialist Unicef, Astrid Gonzaga Dionisio, saat berada di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan pemerintah yang meminta warganya tetap di rumah dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) dinilai menjadi kesempatan keluarga untuk bisa kembali bersama anak-anaknya.

Demikian diungkapkan Child Protection Specialist UNICEF Indonesia Astrid Gonzaga Dionisio dalam konferensi pers di BNPB, Kamis (2/4/2020).

"Stay home (diam di rumah) yang ada saat ini merupakan satu kesempatan bagi keluarga bagaimana bisa bersama-sama kembali," ujar Astrid.

Baca juga: 10 Cara untuk Bikin Rumah Seperti Hotel

Kebijakan untuk diam di rumah menjadi kesempatan keluarga bisa mengobrol, melakukan kegiatan, membangun kerja sama, makan, hingga beribadah bersama dengan keluarga tanpa dibatasi gawai.

Hal-hal yang selama ini sulit dilakukan bersama keluarga, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk melakukannya bersama-sama di rumah.

Terutama bagi keluarga di perkotaan yang sehari-harinya disibukkan dengan pekerjaan sehingga tak sempat bertemu dengan anak-anak selain hari libur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Stay home saat ini merupakan satu kesempatan kita untuk merajut komunikasi yang baik dengan anak-anak dan keluarga kita," kata dia.

Meski demikian, ada banyak tantangan bagi keluarga, terutama orangtua yang harus mendampingi anak-anaknya, dalam beraktifitas di rumah.

Baca juga: Menghadapi Anak yang Jadi Manja Selama Diam di Rumah

Salah satunya, orangtua harus memastikan anak-anaknya tetap merasa menyenangkan saat bersama-sama dengan keluarga.

"Apakah kita siap sebagai orangtua yang sering kali hanya melakukan rutinitas, pagi hari menyiapkan mereka pergi sekolah, malam hari kita tanya anak punya PR atau tidak," ujar Astrid.

"Saat ini, anak kita berada dalam keluarga dan kita harus memastikan mereka menyenangkan dalam keluarga kita. Di sinilah mulai berbagai tantangan," lanjut dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Puan Minta Pemda Tarik Pelayan Kesehatan dari Daerah Rawan Konflik

Nasional
Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Panglima TNI : Pengetatan PPKM Level 4 Berhasil Turunkan Kasus Covid-19 Di Jambi

Nasional
Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Hari PMI ke-76, Ketua DPR Ajak Berkabung untuk Pejuang Kemanusiaan Gabriela Meilan

Nasional
Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Berkas Perkara Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif di PT Jasindo Dinyatakan Lengkap

Nasional
Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Seorang Nakes Tewas Setelah Dianiaya dan Dilecehkan KKB, Puan: Ini Kekerasan Paling Biadab

Nasional
Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Pemerintah Targetkan 89 Persen Masyarakat Sudah Divaksinasi pada Desember 2021

Nasional
TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

TNI Evakuasi 9 Nakes dan 1 Personel TNI Korban Kekejaman KKB ke Jayapura

Nasional
Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Menko PMK Ingatkan Panitia PON XX Papua Perhatikan Kesiapan Layanan Kesehatan

Nasional
Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Penjelasan Kemenkes Terkait Jumlah Pemeriksaan Spesimen yang Turun di Bawah 100.000

Nasional
Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Dugaan Korupsi Pembangunan Gereja di Mimika, KPK Dalami Proses Pembahasan Anggaran di DPRD

Nasional
Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Periksa 5 Orang, KPK Dalami Peran Budhi Sarwono Terkait Dugaan Korupsi di Pemkab Banjarnegara

Nasional
Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Kuasa Hukum Sebut Tiga Saksi yang Diajukan KLB Deli Serdang Akui AHY Ketum Demokrat

Nasional
Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Ketua Komisi I Nilai Pembangunan Kapal Selam Nuklir Australia Tingkatkan Ketegangan di Kawasan

Nasional
Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Puan Sebut Indonesia Akan Terima Banyak Manfaat Bila Jadi Pusat Vaksin Global

Nasional
Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Ketua MPR Sebut Tak Perlu Ada Kekhawatiran Berlebih soal Amendemen UUD 1945

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.