UPDATE: Pasien Covid-19 Meninggal Kini 157 Orang, Bertambah 21

Kompas.com - 01/04/2020, 15:53 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020). Berdasarkan data hingga Kamis (26/3/2020) pukul 12.00, jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 893 orang di 27 provinsi se-Indonesia, dengan jumlah pasien sembuh mencapai 35 orang dan kasus meninggal dunia mencapai 78 orang. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp. ANTARA FOTO/Dhemas ReviyantoJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020). Berdasarkan data hingga Kamis (26/3/2020) pukul 12.00, jumlah kasus positif COVID-19 mencapai 893 orang di 27 provinsi se-Indonesia, dengan jumlah pasien sembuh mencapai 35 orang dan kasus meninggal dunia mencapai 78 orang. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyatakan bahwa jumlah pasien yang meninggal dunia setelah mengidap Covid-19 kembali bertambah.

Dalam periode Selasa (31/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Rabu (1/4/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan 21 kasus pasien meninggal.

Dengan demikian, total ada 157 pasien meninggal setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu sore.

"Angka kematian dari kasus konfirmasi positif bertambah 21 orang, sehingga menjadi 157 orang," ucap Achmad Yurianto.

Saat ini, total terdapat 1.677 kasus Covid-19 di Indonesia. Jumlah ini bertambah 149 kasus dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: UPDATE: Tambah 149, Total Ada 1.677 Kasus Covid-19 di Indonesia

"Untuk kasus konfirmasi positif ada penambahan 149 orang, sehingga sekarang menjadi 1.677," ujar Yuri.

Kemudian, total ada 103 pasien Covid-19 telah dinyatakan sembuh.

Jumlah ini bertambah 22 pasien sembuh dalam 24 terakhir.

Penambahan pasien Covid-19 dan jumlah pasien meninggal, menurut Yuri, memperlihatkan bahwa penularan kasus ini masih terjadi.

Masyarakat juga dinilai masih abai terhadap imbauan agar penyebaran Covid-19 tak terjadi.

"Ini memberi bukti kepada kita bahwa penularan di luar masih terjadi, kontak dekat masih diabaikan, kemudian cuci tangan masih belum dijalankan dengan baik," kata Yuri.

Baca juga: UPDATE 1 April: Ada 149 Kasus Baru Positif Covid-19, Tersebar di 13 Provinsi

Tersebar di 16 provinsi

Data pemerintah memperlihatkan bahwa penambahan 21 pasien meninggal dalam 24 jam terakhir tercatat di tujuh provinsi.

Banten mencatat ada penambahan 10 pasien meninggal. Berikutnya, ada Sulawesi Selatan dengan 4 pasien, serta DKI Jakarta dan Sumatera Utara yang masing-masing ada dua pasien.

Data ini memperlihatkan bahwa pasien meninggal akibat Covid-19 tersebar di 16 provinsi.

DKI Jakarta mencatat jumlah paling tinggi dengan total ada 85 kasus.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X