Istana Minta Pelaksanaan PON Kedepankan Protokol Penanganan Covid-19

Kompas.com - 11/03/2020, 15:59 WIB
Tenaga ahli utama kedeputian komunikasi politik KSP Donny Gahral Adian usai mengisi diskusi di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). KOMPAS.com/Dian Erika Tenaga ahli utama kedeputian komunikasi politik KSP Donny Gahral Adian usai mengisi diskusi di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian menyatakan pemerintah pusat meminta pelaksana PON mengedepankan protokol penanganan Covid-19.

Sebab meskipun PON merupakan pesta olahraga domestik, namun akan berkumpul banyak orang sehingga berpotensi menjadi tempat penyebaran virus.

Ia meminta penyelenggara PON memperhatikan dan melaksanakan protokol penanganan Covid-19 saat ini.

Baca juga: KKB Disebut Ancam Gagalkan PON Papua, Ini Kata Kapuspen TNI

"Sementara untuk PON masih dalam kajian karena ini event domestik. Yang terpenting protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 terus dijalankan sebaik-baiknya," lanjut dia.

Pelaksanaan PON ke-XX akan digelar di Papua pada 20 Oktober hingga 2 November.

Penyelenggaraan PON sendiri digelar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Baca juga: Marak Aksi KKB, Bagaimana Jaminan Keamanan PON dan Pilkada 2020 Papua?

Saat ini pembangunan tempat penyelenggaraan atau venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua sudah 80 persen.

Adapun pelaksanaan PON dibayangi penyebaran virus corona di Indonesia yang saat ini tercatat 1 orang yang positif Covid-19 meninggal dunia, 2 orang sembuh, dan 24 orang masih menjalani perawatan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X