Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Kompas.com - 23/02/2020, 23:01 WIB
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1/2020). Dokumen PDI-PKetum PDIP Megawati Soekarnoputri di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi bila pemilu dilangsungkan hari ini.

Hal itu menjadi salah satu hasil survei yang dilakukan Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) pada 28 Januari hingga 5 Februari 2020.

Menurut Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno, saat ini masyarakat masih merasa dekat dengan PDI Perjuangan, sehingga membuat elektabilitas partai berlambang banteng itu cukup tinggi, yakni 27,2 persen.

"Ini cukup beralasan karena PDI P merupakan partai pemenang pileg dan pilpres secara sekaligus. Jadi banyak responden yang merasa dekat yang nomor satu," kata Adi saat memberikan paparan di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Baca juga: Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Namun, perlu dicatat bahwa survei yang dilakukan terhadap 2.197 responden ini juga turut memberikan pertanyaan terkait kedekatan responden dengan partai.

Hasilnya, 85,9 persen responden merasa tidak dekat dan hanya 14,1 persen yang merasa dekat.

Mereka yang merasa dekat kemudian ditanya partai manakah yang merasa paling dekat atau memiliki kecocokan.

Hasilnya, selain elektabilitas nomor satu, masyarakat juga menganggap cukup dekat dengan partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu (25,5 persen).

Baca juga: Menurut Survei, Ini Kriteria Capres-Cawapres yang Akan Dipilih pada Pemilu 2024

Di posisi berikutnya terkait kedekatan dengan partai diduduki Golkar (13,3 persen), Gerindra (11,3 persen), PKB (7,7 persen), PKS (7,3 persen), Demokrat (5,3 persen), PPP (3,4 persen), Nasdem (2,6 persen), PAN (2 persen), Partai Aceh (2 persen), dan Hanura (1,4 persen). Sedangkan yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 18,2 persen.

Adapun dari aspek elektabilitas, setelah PDI Perjuangan diduduki Golkar (10,7 persen), Gerindra (9,7 persen), PKB (7,6 persen), PKS (6,5 persen), Demokrat (4,2 persen), Nasdem (3,1 persen), PPP (2,7 persen), PAN (1,8 persen), Perindo (0,9 persen), dan lainnya (2,4 persen. Sedangkan yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab (23 persen).

Baca juga: Survei: Anies jadi Lawan Terberat Prabowo jika Maju pada Pilpres 2024

Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling di 220 desa/kelurahan secara proporsional pada 28 Januari hingga 5 Februari 2020.

Tingkat kepercayaan survei ini mencapai 95 persen dengan margin of error sebesar 2,13 persen.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penularan Virus Corona Kini Terjadi di 32 Provinsi, Ini Sebarannya...

Penularan Virus Corona Kini Terjadi di 32 Provinsi, Ini Sebarannya...

Nasional
Komjen Iwan Bule Pensiun dari Polri Per 1 April Besok

Komjen Iwan Bule Pensiun dari Polri Per 1 April Besok

Nasional
Jubir Pemerintah: Sudah Terbukti Secara Ilmiah Sabun Bisa Hancurkan Virus Corona

Jubir Pemerintah: Sudah Terbukti Secara Ilmiah Sabun Bisa Hancurkan Virus Corona

Nasional
Pemerintah Sudah Distribusikan 191.000 APD ke Seluruh RS Penanganan Covid-19

Pemerintah Sudah Distribusikan 191.000 APD ke Seluruh RS Penanganan Covid-19

Nasional
Banggar DPR Dukung Perppu Stabilitas Ekonomi, Tambahan 405,1 Triliun di APBN untuk Covid-19

Banggar DPR Dukung Perppu Stabilitas Ekonomi, Tambahan 405,1 Triliun di APBN untuk Covid-19

Nasional
Yurianto: 16 Provinsi Sudah Bentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Yurianto: 16 Provinsi Sudah Bentuk Gugus Tugas Penanganan Covid-19

Nasional
Bawaslu: Idealnya Pilkada 2020 Ditunda hingga Tahun Depan

Bawaslu: Idealnya Pilkada 2020 Ditunda hingga Tahun Depan

Nasional
Pengemudi Ojol Masih Ditagih Debt Collector, Ini Kata Jokowi

Pengemudi Ojol Masih Ditagih Debt Collector, Ini Kata Jokowi

Nasional
Covid-19 di DKI Diprediksi Tembus 9.000 Kasus, Jubir Pemerintah Ingatkan soal Physical Distancing

Covid-19 di DKI Diprediksi Tembus 9.000 Kasus, Jubir Pemerintah Ingatkan soal Physical Distancing

Nasional
RUU Cipta Kerja Tetap Dibahas, Baleg DPR: Covid-19 Bukan Alasan Tidak Bekerja

RUU Cipta Kerja Tetap Dibahas, Baleg DPR: Covid-19 Bukan Alasan Tidak Bekerja

Nasional
Cegah Covid-19 di Penjara, 30.000 Napi Dewasa dan Anak Akan Dibebaskan

Cegah Covid-19 di Penjara, 30.000 Napi Dewasa dan Anak Akan Dibebaskan

Nasional
Jokowi Tambah Rp 75 Triliun untuk Beli APD hingga Upgrade RS Rujukan

Jokowi Tambah Rp 75 Triliun untuk Beli APD hingga Upgrade RS Rujukan

Nasional
Sebaran 136 Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal di 14 Provinsi

Sebaran 136 Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal di 14 Provinsi

Nasional
Atasi Covid-19, Jokowi Cadangkan Rp 25 Triliun untuk Logistik Sembako

Atasi Covid-19, Jokowi Cadangkan Rp 25 Triliun untuk Logistik Sembako

Nasional
Kapolri: Ada 11.145 Kegiatan Pembubaran Massa Selama Penanganan Covid-19

Kapolri: Ada 11.145 Kegiatan Pembubaran Massa Selama Penanganan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X