Saat Jokowi Singgung Avengers End Game di Depan Parlemen Australia...

Kompas.com - 10/02/2020, 14:17 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan pidato di hadapan Parlemen Australia di Dewan Perwakilan Rakyat di Canberra, Australia, Senin (10/2/2020). Dalam lawatan ke Australia pada 8-10 Februari, Jokowi melakukan serangkaian agenda, antara lain menghadiri pertemuan bilateral dan menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman. AFP/POOL/LUKAS COCHPresiden Joko Widodo memberikan pidato di hadapan Parlemen Australia di Dewan Perwakilan Rakyat di Canberra, Australia, Senin (10/2/2020). Dalam lawatan ke Australia pada 8-10 Februari, Jokowi melakukan serangkaian agenda, antara lain menghadiri pertemuan bilateral dan menyaksikan penandatanganan sejumlah nota kesepahaman.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengibaratkan ketidakpastian global saat ini seperti pertarungan Avengers melawan Thanos dalam film garapan Marvel Cinematic Universe, The Avengers End Game.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat berpidato di hadapan anggota parlemen Australia saat kunjungan kerjanya ke Negeri Kanguru tersebut pada Senin (10/2/2020).

Presiden Jokowi menekankan bahwa negara-negara di dunia harus saling berkolaborasi demi menghadapi situasi global yang tidak menentu. Demikian pula antara Indonesia dan Australia.

"Kolaborasi kemitraan Indonesia dan Australia di tengah dunia yang terus dipenuhi ketidakpastian dapat diilustrasikan dalam film Avengers End Game," kata Jokowi, seperti dikutip siaran pers resmi Istana Kepresidenan.

Baca juga: Presiden Jokowi Bicara Politik Identitas di Hadapan Parlemen Australia

"Jika kekuatan positif bersatu, The Avengers semua berkumpul, maka musuh bersama dapat dilumpuhkan," lanjut Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan, Indonesia dan Australia harus menjadi teman sejati bagi negara-negara di kawasan Pasifik.

Kedua negara harus berkolaborasi sebagai mitra pembangunan, mengatasi dampak perubahan iklim, memperkecil tingkat kemiskinan dan kesenjangan sosial, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Pasifik.

Baca juga: Bertemu Partai Oposisi Australia, Jokowi Singgung soal HAM di Papua

"Kita juga harus bahu-membahu bagi pelestarian alam dan pembangunan yang berkelanjutan, reboisasi hutan dan daerah hulu sungai, mencegah kebakaran hutan dan lahan, komitmen menurunkan emisi karbon, serta pengembangan energi terbarukan dan green technology lainnya," lanjut Presiden Jokowi.

Dalam kunjungan kerjanya ke Australia, Presiden Jokowi membahas berbagai kerja sama di bidang perdagangan hingga pengembangan sumber saya manusia dengan Pemerintah Australia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X