Siap Fit and Proper Test untuk Pilkada Solo, Gibran Tiba di Kantor DPP PDI-P

Kompas.com - 10/02/2020, 13:21 WIB
Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P untuk mengikuti fit and proper test demi mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMGibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P untuk mengikuti fit and proper test demi mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, tiba di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Senin (10/2/2020). Ia datang sekitar pukul 12.55 WIB.

Gibran mengenakan kemeja merah lengan panjang berlogo PDI-P dipadu dengan celana panjang hitam.

Kedatangan Gibran langsung direspons para awak media yang telah menanti kedatangan bakal calon wali kota Solo itu.

Baca juga: Alasan Relawan Jokowi Dukung Gibran dalam Pilkada Solo

Mereka memanggil-manggil Gibran untuk mengabadikan momen kedatangan Gibran serta mencoba mewawancarainya.

Gibran hanya merespons dengan senyuman.

"Nanti ya," ujar Gibran merespons para wartawan yang memanggil-manggil namanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gibran Rakabuming Raka datang bersama petahana, yaitu Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo untuk mengikuti fit and proper test.

Baca juga: Prabowo Restui Gerindra Surakarta Dukung Gibran di Pilkada Solo 2020

Diadakannya fit and proper test untuk menjaring calon Wali Kota Solo dibernarkan oleh Ketua DPP PDI-P bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto melalui pesan singkat, Senin (10/2/2020).

"Iya benar (Gibran fit and proper test hari ini). Jam 13.00 WIB," kata Bambang.

Saat ditanya apakah hanya Pilkada Solo 2020 yang diadakan fit and proper test untuk menentukan calon wali kota yang akan diusung, Bambang membantah.

Ia mengatakan DPP PDI-P juga menggelar fit and proper test untuk menentukan sejumlah kepala daerah di wilayah lain.

"Bukan hanya Solo yang dipanggil fit and proper di DPP. Banyak wilayah lain. Tak ada yang spesial. Proses equal treatment," kata Bambang lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahan Tangis, Mensos Risma: Jangan Pandang Rendah Penyandang Disabilitas

Tahan Tangis, Mensos Risma: Jangan Pandang Rendah Penyandang Disabilitas

Nasional
Ketua DPR: Indonesia Harus Ajak Negara Maju Atasi Perubahan Iklim

Ketua DPR: Indonesia Harus Ajak Negara Maju Atasi Perubahan Iklim

Nasional
Di Bali, Jokowi Bermain Bulu Tangkis Lawan Hendra Setiawan

Di Bali, Jokowi Bermain Bulu Tangkis Lawan Hendra Setiawan

Nasional
Satgas Sebut BOR RS Rujukan dan Kasus Aktif Covid-19 Meningkat

Satgas Sebut BOR RS Rujukan dan Kasus Aktif Covid-19 Meningkat

Nasional
Saksikan BWF World Tour Finals, Jokowi Sempatkan Sapa Atlet Bulu Tangkis RI

Saksikan BWF World Tour Finals, Jokowi Sempatkan Sapa Atlet Bulu Tangkis RI

Nasional
Ukur Capaian Reformasi Birokrasi, LAN Gelar Seminar Indeks Kualitas Kebijakan

Ukur Capaian Reformasi Birokrasi, LAN Gelar Seminar Indeks Kualitas Kebijakan

Nasional
'Seharusnya Ibu Menteri Sosialisasikan Bahasa Isyarat, Bukan Paksa Tuli Bicara'

"Seharusnya Ibu Menteri Sosialisasikan Bahasa Isyarat, Bukan Paksa Tuli Bicara"

Nasional
Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Satgas: Dasar Hukum Karantina 10 Hari untuk Pelaku Perjalanan Internasional Segera Diumumkan

Nasional
Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Percepat Vaksinasi, Kemenkes Minta Kabupaten dan Kota Gunakan Jenis Vaksin yang Tersedia

Nasional
Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Dubes RI untuk Uni Eropa: Abai Prokes dan Tolak Vaksinasi Jadi Faktor Merebaknya Covid-19 di Eropa

Nasional
Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Pencoblosan Pemilu Direncanakan 21 Februari 2024, PKB: Yang Penting Jangan di Tengah Idul Fitri

Nasional
Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Ketum PKB Nilai Usul Pimpinan MPR agar Sri Mulyani Dicopot Tidak Produktif

Nasional
Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Satgas: Mobilitas Masyarakat dengan Kereta Api dan Pesawat Meningkat 5 Bulan Terakhir

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 46,88 Persen

Nasional
Klarifikasi Risma soal Meminta Tunarungu Berbicara

Klarifikasi Risma soal Meminta Tunarungu Berbicara

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.