Kompas.com - 05/02/2020, 09:17 WIB

Tanggulangi virus corona bersama

Dalam bidang kesehatan, Indonesia dan Singapura sepakat bersama-sama menanggulangi virus corona yang sedang mewabah.

Hal tersebut juga menjadi salah satu pembahasan yang dilakukan oleh Wapres Ma'ruf Amin dengan Presiden Singapura Halimah Yacob.

Ma'ruf mengatakan, kedua negara ingin mempererat kerja sama lebih besar di bidang kesehatan. Apalagi saat ini dunia sedang sibuk menghadapi virus corona.

"Itu sudah jadi ancaman global, juga dihadapi Singapura, karena itu Singapura juga sepakat, kita bersama-sama bagaimana menanggulangi virus corona supaya tidak jadi ancaman global," kata Ma'ruf.

Baca juga: Indonesia dan Singapura Sepakat Tanggulangi Virus Corona Bersama

 

Selain itu, pihaknya juga ingin mengantisipasi kemungkinan adanya virus-virus lain demi menjaga kesehatan masyarakat kedua negara.

Adapun bentuk kerja sama terkait hal tersebut akan ditindaklanjuti kemudian secara lebih detail.

"Pasti tenaga (medis), hasil-hasil observasi yang dilakukan Singapura dan kita. Sekarang kan belum ada vaksin yang bisa menangkal virus itu. Mungkin kerja sama untuk kita bisa mencari, menemukan vaksin penangkalnya," kata dia.

Terkait virus corona sendiri, di Singapura diketahui sudah terdapat 21 orang yang terinfeksi virus 2019-nCoV. Satu orang di antaranya diketahui seorang WNI yang merupakan pekerja rumah tangga.

Sementara di Indonesia, saat ini sedang dilakukan observasi terhadap 237 WNI dan 1 WNA yang baru saja dievakuasi dari Provinsi Hubei, China, lokasi tempat virus corona mewabah pertama kalinya.

Dalam pertemuan tersebut, Wapres Ma'ruf Amin didampingi oleh Duta Besar LBBP RI untuk Singapura Ngurah Swajaya, Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar dan Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Desra Percaya.

Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi serta Tim Ahli Wapres Nurdin Tampubolon juga hadir dalam pertemuan itu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.