Kompas.com - 27/01/2020, 18:52 WIB
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono, di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaDirektur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Anung Sugihantono, di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Anung Sugihantono menegaskan, hingga hari ini belum ada masyarakat Indonesia yang positif terjangkit virus corona.

"Sebagaimana yang disampaikan Bapak Menteri (Kesehatan) sampai hari ini tidak ditemukan novel coronavirus di Indonesia," kata Anung saat konferensi pers di Gedung Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020).

Meski begitu, Kemenkes mencatat, ada 13 orang yang tengah diobservasi karena diduga mengidap gejala-gejala tertentu yang mengarah pada virus corona.

Baca juga: Merebaknya Virus Corona, Apakah Bisa Berpengaruh ke Ekonomi Global?

Gejala yang dimaksud ialah batuk pilek, punya riwayat mendatangi Wuhan, dan pernah melakukan kontak langsung dengan orang yang sedang sakit.

Ke-13 orang tersebut disebut sebagai people under observation. Mereka ada yang berasal dari Jakarta, Banten, hingga Bali.

Dari 13 orang ini, sebanyak 11 orang telah selesai diobservasi. Hasilnya, 11 orang dinyatakan negatif terjangkit virus corona.

Sedangkan dua orang lainnya masih dalam penanganan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes.

Baca juga: Pernah Hadapi Flu Burung, Ini Kesiapsiagaan untuk Hadapi Virus Corona

"Tapi ini sekali lagi ini people under observation, bukan soal novel corona," ujar Anung.

Atas keadaan ini, Anung mengimbau seluruh masyarkat agar tetap waspada dan menjalani pola hidup sehat.

Ia juga meminta publik untuk tak mendekati sumber penyakit corona.

"Istirahat, makan cukup, olahraga seimbang. Jangan dekat-dekat dengan sumber penyakitnya dengan datang ke Wuhan, jangan dekat-dekat dengan unggas, hewan laut, hewan liar yang sementara ini diduga jadi penularan," kata Anung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X