Pilkada Tangsel, Putri Ma'ruf Amin Bangun Komunikasi dengan Semua Partai

Kompas.com - 18/01/2020, 16:48 WIB
Putri Wakil Presiden RI Maruf Amin, Siti Nur Azizah mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Tangsel yang berada di Jalan Raya Parakan, Pamulang, Tangsel, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/MUHAMAD ISA BUSTOMIPutri Wakil Presiden RI Maruf Amin, Siti Nur Azizah mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Tangsel yang berada di Jalan Raya Parakan, Pamulang, Tangsel, Selasa (22/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah Ma'ruf mengaku akan berkomunikasi dengan semua partai politik untuk mendapat legitimasi dukungan di Pilkada Tangerang Selatan.

"Untuk mendapatkan legitimasi partai, ini kan sekarang eranya elaborasi. Jadi semua partai kita akan lakukan komunikasi politik," ujar Siti usai mengikuti seleksi terbuka di kantor DPP PSI, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Sebelum menjalani seleksi terbuka, Siti juga sudah bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pertemuan itu berlangsung di kediaman Prabowo di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019).

Baca juga: Putri Maruf Amin hingga Menantu Jokowi Temui Prabowo Minta Dukungan untuk Pilkada

Setelah bertemu Prabowo dan ikut seleksi terbuka PSI, Siti mengaku belum mengetahui rencana berikutnya menyambangi parpol mana.

Sementara itu, saat ditanya apakah ingin masuk parpol tertentu, Siti mengaku saat ini tengah fokus "ngampung" atau turun ke lapangan menemui masyarakat Tangerang Selatan.

Mengingat, Siti saat ini merupakan seorang non-partai atau bukan kader partai.

"Ya nanti kita lihat, saat ini kita lebih fokus bagaimana ngampung setiap hari dan juga mendapatkan legitimasi, mendapatkan partai pengusung," terang Siti.

Baca juga: Putri Maruf Amin Ikut Seleksi PSI untuk Pilkada Tangsel, Bawa Skema Berantas Korupsi

Perempuan kelahiran Jakarta, 5 September 1972 tersebut merupakan mantan Kepala Subdirektorat Bina Paham Keagamaan Islam dan Penanganan Konflik Sosial di Kementerian Agama.

Selain itu, itu juga mengemban posisi wakil sekretaris Komisi Hukum dan Perundang-undangan (Kumdang) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat dan bendahara di Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU (LPBHNU).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Wacana Reshuffle Kabinet Tiba-tiba Muncul...

Saat Wacana Reshuffle Kabinet Tiba-tiba Muncul...

Nasional
Kepuasan Publik terhadap Pemerintah 61,4 Persen, PKS: Bukan Prestasi

Kepuasan Publik terhadap Pemerintah 61,4 Persen, PKS: Bukan Prestasi

Nasional
Langkah KPK Hentikan Penyelidikan 36 Dugaan Korupsi Tuai Polemik

Langkah KPK Hentikan Penyelidikan 36 Dugaan Korupsi Tuai Polemik

Nasional
Dewas TVRI Sebut Pemilihan Dirut Tak Perlu Izin KASN

Dewas TVRI Sebut Pemilihan Dirut Tak Perlu Izin KASN

Nasional
Hadiri HUT Ikatan Pelajar NU, Wapres Minta Kembangkan Cara Pikir Toleran

Hadiri HUT Ikatan Pelajar NU, Wapres Minta Kembangkan Cara Pikir Toleran

Nasional
Ketua DPR Minta Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Manfaatkan Medsos

Ketua DPR Minta Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Manfaatkan Medsos

Nasional
Gerindra Bersyukur Elektabilitas Prabowo Tertinggi pada Pilpres 2024, tetapi...

Gerindra Bersyukur Elektabilitas Prabowo Tertinggi pada Pilpres 2024, tetapi...

Nasional
Politisi PDI-P Minta KPK Diaudit atas Penghentian Penyelidikan 36 Kasus

Politisi PDI-P Minta KPK Diaudit atas Penghentian Penyelidikan 36 Kasus

Nasional
Elektabilitas Anies Rendah, Golkar: kalau Tinggi Bisa 'Digebuk' Ramai-ramai

Elektabilitas Anies Rendah, Golkar: kalau Tinggi Bisa "Digebuk" Ramai-ramai

Nasional
Elektabilitas 10,7 Persen, Golkar: 'Starting Point' yang Luar Biasa

Elektabilitas 10,7 Persen, Golkar: "Starting Point" yang Luar Biasa

Nasional
61,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintah, Golkar: Masih Bisa Naik Turun

61,4 Persen Responden Puas dengan Kinerja Pemerintah, Golkar: Masih Bisa Naik Turun

Nasional
Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Survei: Elektabilitas PDI-P Tertinggi Dibandingkan Golkar dan Gerindra

Nasional
Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Survei: Masalah Banjir DKI jadi Penyebab Elektabilitas Anies Anjlok

Nasional
Capres dari Militer Diprediksi Mendapat Elektabilitas Tinggi pada Pilpres 2024

Capres dari Militer Diprediksi Mendapat Elektabilitas Tinggi pada Pilpres 2024

Nasional
Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Sempat jadi Buron, Tersangka Penipu Putri Arab Saudi Ditangkap di Palembang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X