Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Kompas.com - 09/12/2019, 19:50 WIB
Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, di Kantor Komnas HAM, Jl. Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/Dian Erika Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, di Kantor Komnas HAM, Jl. Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM) Choirul Anam mengkritik sikap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) terhadap penanganan kasus Novel Baswedan. 

Menurut Choirul, KPK tak banyak bertindak untuk menuntaskan kasus penyidik senior mereka tersebut.

"Kalau kepolisian sudah lumayan sebenarnya dengan membentuk tim (tim teknis) untuk kasus ini. (Sementara) KPK kan enggak. Enggak membentuk apa-apa," ujar Choirul di Kantor Komnas HAM, Jl Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Padahal, menurut dia, berdasarkan rekomendasi Komnas HAM, ada obstruction of justice atau penghalangan tindakan penyidikan terhadap kasus Novel.

Choirul mengingatkan bahwa Novel juga termasuk pegiat antikorupsi yang bekerja di bawah lembaga pemberantasan korupsi.

Dia menyayangkan lembaga pemberantasan korupsi yang menaungi Novel terkesan seperti jalan di tempat dalam menyikapi kasus ini.

"KPK enggak bergerak sampai detik ini. Sampai pimpinan dia mau berakhir," ucap dia. 

Baca juga: Komnas HAM Akan Surati Jokowi, Tagih Kejelasan Kasus Novel Baswedan

Karena itu, Komnas HAM mencatat hal ini sebagai evaluasi penanganan kasus Novel.

Kepada KPK, Komnas HAM akan mengirimkan surat untuk mengetahui bagaimana obstruction of justice yang sebenarnya terjadi.

Sebagaimana diketahui, awal Desember 2019 menjadi tenggat waktu yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X