Surya Paloh: Nasdem Tetap Partai Pengusung Pemerintah, tapi...

Kompas.com - 23/11/2019, 18:47 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berpelukan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) saat menghadiri penutupan Kongres Kedua Partai Nasdem dan HUT ke-8 Partai Nasdem di Jakarta International Teathre, Jakarta, Senin (11/11/2019). Hasil Kongres menetapkan Surya Paloh sebagai Ketua Umum periode 2019-2024. ANTARA FOTO/Indrianto Eko SuwarsoPresiden Joko Widodo (kiri) berpelukan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (kanan) saat menghadiri penutupan Kongres Kedua Partai Nasdem dan HUT ke-8 Partai Nasdem di Jakarta International Teathre, Jakarta, Senin (11/11/2019). Hasil Kongres menetapkan Surya Paloh sebagai Ketua Umum periode 2019-2024.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menegaskan partainya tetap bagian dari pengusung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Surya saat menghadiri perayaan HUT Nasdem kedelapan di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/11/2019).

"Pikiran-pikiran kritis harus tetap kita miliki. Tapi kesetiaan dan loyalitas itu modal kita tidak boleh pergi jauh dari kita," ujar Surya.

"Kalau konsepsi, pikiran, ketegasan, konsistensi, satu, kita partai pengusung pemerintah. Kita perlu pertegas ini karena jangan ada pikiran-pikiran yang memberikan sebuah tanda tanya kepada para saudara-saudara kader Nasdem," lanjut dia.

Baca juga: Surya Paloh: Nasdem Harus Jadi Partai Paling Cair dalam Berkomunikasi Politik

Surya menyatakan Nasdem harus menunjukkan ketegasan itu sebab belakangan ini muncul kesan seolah partainya bermain dua kaki, yakni mengaku sebagai partai koalisi pemerintah namun juga menjalin komunikasi dengan partai-partai oposisi.

Surya menambahkan Nasdem tak boleh menjaga jarak dengan partai oposisi untuk menjalin komunikasi.

Namun, ia juga meminta seluruh kader Nasdem menunjukkan kesungguhannya mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin menaruh harapan besar kepada saudara semuanya sebagai partai pendukung pemerintah. Agar partai ini tetap menjaga komitmen kekompakan di dalam internal partai. Agar partai ini tetap menjaga misi dan visi partai," lanjut dia.

Sebelumnya, Surya Paloh sempat bertemu Presiden PKS Sohibul Iman.

Sejumlah pengamat menilai Nasdem memainkan politik dua kaki dengan berada di koalisi pemerintah namun juga menjalin komunikasi dengan partai oposisi.

Baca juga: Anies Hadiri Kongres Nasdem, Pengamat : Latihan Panggung Untuk Pilpres

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X