Soal Rizieq, Sandiaga Yakin Ada Solusi Setelah Prabowo-Jokowi Bersatu

Kompas.com - 12/11/2019, 19:23 WIB
Sandiaga Uno usai menjadi pembicara di sebuah acara di kawasan Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariSandiaga Uno usai menjadi pembicara di sebuah acara di kawasan Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno berharap Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bisa mencari solusi terkait polemik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

"Kita duduk, cari solusi. Pak Prabowo dan Pak Jokowi kan sudah dalam satu kesatuan sekarang. Mungkin bisa cari solusinya," ujar Sandiaga saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Sandiaga Uno mengatakan, terkait masalah ini masyarakat tak perlu berpolemik dan lebih baik menggunakan kesempatan yang ada untuk mendudukkan permasalahannya.

Baca juga: Komisi I DPR dan Menlu Retno Sepakat soal Pencekalan Habib Rizieq Dibahas dalam Rapat Tertutup


Apalagi, kata dia, saat ini pemilihan presiden (pilpres) telah usai sehingga Sandiaga menilai bahwa yang dibutuhkan adalah mencari kebijakan yang tidak memperuncing suasana.

"Pilpres kan sudah selesai, kita cari satu kebijakan yang mudah-mudahan bisa tudak memperuncing perbedaan dan semua pihak harus bisa buka dialog, cari solusinya," kata dia.

Sandiaga pun berharap agar topik Rizieq ini tidak terus dijadikan satu hal yang dapat memecah belah persatuan.

Polemik Rizieq Shihab kembali muncul setelah ia muncul dalam sebuah video yang tersebar di YouTube.

Baca juga: Dirjen Imigrasi Sebut Surat Pencekalan Rizieq Shihab Samar-samar dan Tak Jelas

Dalam video yang bersumber dari kanal televisi milik FPI, Front TV tersebut, Rizieq menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia telah mengirimkan surat pencekalan kepada pemerintah Arab Saudi agar dirinya tak diperbolehkan kembali ke Indonesia dengan alasan keamanan.

Rizieq juga tampak menunjukkan surat yang dimaksudkannya sebagai surat pencekalan melalui video tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RKUHP Masuk Prolegnas Prioritas, DPR Diingatkan Perhatikan Kritikan Publik

RKUHP Masuk Prolegnas Prioritas, DPR Diingatkan Perhatikan Kritikan Publik

Nasional
Pekan Depan, Jokowi Akan Menginap di Lokasi Ibu Kota Baru

Pekan Depan, Jokowi Akan Menginap di Lokasi Ibu Kota Baru

Nasional
Cerita La Sali, Orang Tua Randi yang Mencari Keadilan ke Jokowi

Cerita La Sali, Orang Tua Randi yang Mencari Keadilan ke Jokowi

Nasional
Komnas HAM: Ada kasus pelanggaran HAM berat, Konflik Agraria dan Intoleransi

Komnas HAM: Ada kasus pelanggaran HAM berat, Konflik Agraria dan Intoleransi

Nasional
Seorang Anggota Brimob Meninggal Saat Diserang Kelompok MIT di Sulteng

Seorang Anggota Brimob Meninggal Saat Diserang Kelompok MIT di Sulteng

Nasional
Puan Minta Watimpres Bantu Presiden Beri Pertimbangan Konkret dan Strategis

Puan Minta Watimpres Bantu Presiden Beri Pertimbangan Konkret dan Strategis

Nasional
Gibran dan Bobby Maju Pilkada, Puan Sebut Putusan Final di Tangan Megawati

Gibran dan Bobby Maju Pilkada, Puan Sebut Putusan Final di Tangan Megawati

Nasional
Berkenalan dengan Moda Transportasi Baru, LRT Jabodebek

Berkenalan dengan Moda Transportasi Baru, LRT Jabodebek

Nasional
Sayangkan Pernyataan Mahfud MD, Kontras: Orang Awam Juga Tahu Ada Pelanggaran HAM

Sayangkan Pernyataan Mahfud MD, Kontras: Orang Awam Juga Tahu Ada Pelanggaran HAM

Nasional
Komnas HAM Minta Pelaku Kekerasan saat Penggusuran Tamansari Diperiksa

Komnas HAM Minta Pelaku Kekerasan saat Penggusuran Tamansari Diperiksa

Nasional
Ini Langkah Mendagri agar Indonesia Jadi Anggota Penuh FATF

Ini Langkah Mendagri agar Indonesia Jadi Anggota Penuh FATF

Nasional
KPK Dalami Aliran Dana ke Kantong Bupati Lampung Utara Nonaktif

KPK Dalami Aliran Dana ke Kantong Bupati Lampung Utara Nonaktif

Nasional
Saat Pelantikan Wantimpres Molor 25 Menit karena Menunggu Habib Luthfi...

Saat Pelantikan Wantimpres Molor 25 Menit karena Menunggu Habib Luthfi...

Nasional
Jokowi Perintahkan TNI-Polri-BIN Tangkal Gangguan Keamanan Jelang Natal

Jokowi Perintahkan TNI-Polri-BIN Tangkal Gangguan Keamanan Jelang Natal

Nasional
Pemerintah Bakal Sediakan BBM Keliling Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Pemerintah Bakal Sediakan BBM Keliling Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X