Hipmi Minta Jokowi Pilih Menteri yang Pro Pengusaha

Kompas.com - 16/09/2019, 11:31 WIB
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia  seusai mengikuti acara Silaturahim Nasional dan Buka Puasa Bersama HIPMI di Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (25/5/2019). DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comKetua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia seusai mengikuti acara Silaturahim Nasional dan Buka Puasa Bersama HIPMI di Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (25/5/2019).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( Hipmi) Bahlil Lahadalia meminta Presiden Joko Widodo memilih menteri yang pro pengusaha dalam menyusun kabinet untuk periode kedua.

Hal itu disampaikan Bahlil dalam membuka Musyawarah Nasional XVI Hipmi di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (16/9/2019). Acara itu turut dihadiri oleh Presiden Jokowi.

"Hipmi tidak minta menteri. Tapi Hipmi minta menterinya pro pengusaha," kata Bahlil.

Bahlil menjelaskan, sejak era Reformasi, presiden, menteri, hingga kepala daerah sudah berganti berkali-kali. Namun, konglomerat di Indonesia masih itu-itu saja.

Baca juga: Tiga Kriteria Ideal yang Harus Dimiliki Calon Menteri Jokowi

Oleh karena itu, Bahlil meminta pemerintah bisa membantu para pengusaha muda yang tergabung di Hipmi bisa naik kelas menjadi konglomerat.

"Mohon maaf, Pak Presiden. Tapi tak ada konglomerat yang jadi tanpa intervensi pemerintah. Tapi intervensi yang punya landasan aturan," kata dia.

Oleh karena itulah, ia menilai dibutuhkan menteri-menteri yang pro pengusaha untuk menciptakan konglomerat-konglomerat baru di Indonesia.

Jika sulit menemukan menteri yang pro pengusaha, Bahlil pun menyarankan Kepala Negara untuk mengambil menteri dari Hipmi.

"Kalau tidak ada menteri seperti itu, boleh juga HIPMI ada rekomendasi," kata Bahlil disambut tawa Jokowi dan anggota HIPMI yang hadir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X