5 Poin Penting Pidato Kenegaraan Jokowi

Kompas.com - 18/08/2019, 07:35 WIB
Presiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB, bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla setelah menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPresiden Joko Widodo dengan baju adat suku Sasak NTB, bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla setelah menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka HUT Ke-74 Kemerdekaan RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

KOMPAS.comPresiden Joko Widodo menghadiri sidang tahunan MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta (16/08/2019). Dalam sidang tahunan MPR tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan poin-poin pidato kenegaraannya.

Pidato kenegaraan Jokowi menjadi yang terakhir untuk masa jabatan kepresidenan periode 2014-2019.

Pidato kenegaraan Persiden Jokowi dilakukan sebanyak tiga kali yaitu dalam rapat tahunan MPR, sidang Bersama DPR-DPD, dan Rancangan APBN 2020.

Berikut beberapa poin penting dalam pidato Presiden Joko Widodo.

1. Pemindahan Ibu Kota

Presiden Jokowi menjanjikan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan tidak akan menghabiskan anggaran negara terlalu besar.

Pernyataan tersebut termuat dalam isi pidato Presiden Republik Indonesia pada penyampaian keterangan pemerintah atas rancangan undang-undang tentang APBN tahun anggaran 2020.

Dalam isi pidato tersebut termuat dukungan pendanaan bagi pemindahan ibu kota akan sekecil mungkin menggunakan APBN.

Presiden juga menyampaikan dalam isi pidatonya tentang pentingnya ibu kota baru yang dirancang tidak hanya sebagai simbol identitas, tapi juga sebagai representasi kemajuan bangsa.

Rancangan konsep ibu kota baru akan mengusung konsep modern dan ramah lingkungan sehingga tidak bergantung pada pemanfaatan energi fosil.

Presiden berharap dengan pemindahan ibu kota baru akan mendorong pemerataan ekonomi yang tidak hanya terpusat di Pulau Jawa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Optimistis Angka Stunting Bisa Turun Jadi 14 Persen Tahun 2024

Jokowi Optimistis Angka Stunting Bisa Turun Jadi 14 Persen Tahun 2024

Nasional
Berkas Perkara 3 Kasus Rizieq Shihab Dikembalikan, Penyidik Bareskrim Lengkapi Petunjuk Jaksa

Berkas Perkara 3 Kasus Rizieq Shihab Dikembalikan, Penyidik Bareskrim Lengkapi Petunjuk Jaksa

Nasional
Hadapi Krisis Iklim, Anak Muda Lintas Komunitas Ini Desak Pemerintah Lakukan 4 Langkah

Hadapi Krisis Iklim, Anak Muda Lintas Komunitas Ini Desak Pemerintah Lakukan 4 Langkah

Nasional
IDI Usulkan Pemerintah Lakukan 3 Hal Konkret Ini untuk Tekan Angka Kematian

IDI Usulkan Pemerintah Lakukan 3 Hal Konkret Ini untuk Tekan Angka Kematian

Nasional
Wapres: Integritas ASN Jadi Fokus Pemerintah

Wapres: Integritas ASN Jadi Fokus Pemerintah

Nasional
Polri Diminta Transparan dalam Pengawasan dan Pembinaan Pam Swakarsa

Polri Diminta Transparan dalam Pengawasan dan Pembinaan Pam Swakarsa

Nasional
Bio Farma: 1,8 Juta Dosis Vaksin Sinovac untuk Tenaga Kesehatan Ditargetkan Sampai di Daerah Tujuan Hari Ini

Bio Farma: 1,8 Juta Dosis Vaksin Sinovac untuk Tenaga Kesehatan Ditargetkan Sampai di Daerah Tujuan Hari Ini

Nasional
Politikus PKS Desak Pemerintah Minta Maaf soal Penanganan Covid-19

Politikus PKS Desak Pemerintah Minta Maaf soal Penanganan Covid-19

Nasional
Komisi X Bentuk Panja Kawal Pengangkatan Guru Honorer Jadi ASN

Komisi X Bentuk Panja Kawal Pengangkatan Guru Honorer Jadi ASN

Nasional
UPDATE: 2.966 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Kasus Perdana di Kuba

UPDATE: 2.966 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Kasus Perdana di Kuba

Nasional
Setuju Penyuluh KB Ditambah, Jokowi: Supaya Mewujudkan Keluarga Indonesia Berkualitas

Setuju Penyuluh KB Ditambah, Jokowi: Supaya Mewujudkan Keluarga Indonesia Berkualitas

Nasional
Evaluasi Satgas Covid-19 terhadap PPKM Tahap I

Evaluasi Satgas Covid-19 terhadap PPKM Tahap I

Nasional
Profil Eks KSAD Wismoyo Arismunandar, Ipar Soeharto dengan Karier Cemerlang di TNI AD

Profil Eks KSAD Wismoyo Arismunandar, Ipar Soeharto dengan Karier Cemerlang di TNI AD

Nasional
Penguatan Hubungan TNI-Polri di Akar Rumput Dinilai Jadi Tantangan Bagi Kapolri Baru

Penguatan Hubungan TNI-Polri di Akar Rumput Dinilai Jadi Tantangan Bagi Kapolri Baru

Nasional
Lagi, Kebinekaan Indonesia Tercederai

Lagi, Kebinekaan Indonesia Tercederai

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X