Jokowi Perintahkan Jajaran Bertindak Cepat Tangani Gempa Banten

Kompas.com - 02/08/2019, 23:40 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima wayang Kresna dari Dalang Ki Manteb Sudarsono (kanan) saat Pagelaran Wayang Kulit di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (2/8/2019). Pagelaran wayang kulit dalam rangkaian ulang tahun Kemerdekaan Indonesia ke-74 dengan lakon Kresna Jumeneng Ratu. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (kiri) menerima wayang Kresna dari Dalang Ki Manteb Sudarsono (kanan) saat Pagelaran Wayang Kulit di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (2/8/2019). Pagelaran wayang kulit dalam rangkaian ulang tahun Kemerdekaan Indonesia ke-74 dengan lakon Kresna Jumeneng Ratu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memerintahkan jajarannya untuk bertindak cepat menangani situasi pascagempa bermagnitudo 7,4 yang melanda kawasan Banten dan sekitarnya.

"Kita berharap yang di lapangan, karena malam hari ini, tadi saya juga telepon polres, lapangan dalam keadaan sementara, baik semuanya," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/7/2019) malam.

"Saya sudah perintahkan juga kepada BNPB, TNI, Polri, dan Menteri Sosial untuk bertindak cepat apabila ada yang memang harus kita bergerak," ujarnya.

Baca juga: Gempa Banten, BMKG Revisi Magnitudo Jadi 6,9 dan Kedalaman 48 Km


Jokowi juga mengimbau masyarakat yang terdampak gempa untuk tenang dan waspada. Ia meminta masyarakat agar tetap berhati-hati.

Saat ini Badan Meteorolog, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah mencabut peringatan dini akan terjadinya tsunami.

"Yang penting, tidak ada tsunami dan peringatan potensi sudah berakhir," katanya.

Baca juga: Alasan Gempa Banten Tak Berpotensi Tsunami, Menurut Ahli UGM

Gempa bumi bermagnitudo 7,4 melanda kawasan Banten dan sekitarnya pada Jumat pukul 19.03 WIB. Gempa terasa di beberapa wilayah, termasuk Jakarta.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan akan adanya potensi tsunami akibat gempa tersebut. Namun kini, peringatan tersebut sudah berakhir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Nasional
Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Nasional
Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan 'Itu Hak Legislasi DPR'

Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan "Itu Hak Legislasi DPR"

Nasional
Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Nasional
Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Nasional
Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Nasional
Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Nasional
Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Nasional
Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Nasional
Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Nasional
Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Nasional
Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Nasional
Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
Pakar Minta Wacana Menghidupkan GBHN Dikaji Lagi, Ini Alasannya...

Pakar Minta Wacana Menghidupkan GBHN Dikaji Lagi, Ini Alasannya...

Nasional
Survei Indo Barometer: Prabowo Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik

Survei Indo Barometer: Prabowo Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X