Disebut Diperiksa TGPF Kasus Novel, Komjen Iriawan: Keluarga Saya Tertekan

Kompas.com - 16/07/2019, 08:03 WIB
Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Mochamad Iriawan, meninjau seleksi pesepakbola muda yang akan diberangkatkan ke Spanyol oleh Vamos Indonesia di Lapangan C Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (28/6/2019). Dok. Vamos IndonesiaSekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Mochamad Iriawan, meninjau seleksi pesepakbola muda yang akan diberangkatkan ke Spanyol oleh Vamos Indonesia di Lapangan C Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (28/6/2019).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochammad Iriawan menyebutkan bahwa keluarganya merasa tertekan ketika namanya disebut menjadi salah satu yang diperiksa Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus Novel Baswedan.

"Makanya saya bicara, saya punya hak, tertekan loh keluarga saya dibilang saya diperiksa, pastilah," kata pria yang akrab disapa Iwan Bule dalam wawancara di program AIMAN, di KompasTV, pada Senin (15/7/2019) malam.

Iwan mengatakan, pemeriksaan bersifat pro justitia (demi hukum) dan harus dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Sementara, Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) itu menegaskan bahwa dirinya hanya dimintai klarifikasi oleh tim gabungan di kantornya. Iwan mengaku ditanyai soal pertemuannya dengan Novel.

Baca juga: Disebut TGPF Bertemu Novel, Iriawan Bilang Wajarlah Saya Silaturahim..

Ia mengakui pernah bertemu dengan Novel sebelum kejadian, yaitu di Polda Metro Jaya dan saat berkunjung ke rumah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut.

Saat di Polda Metro Jaya, mereka membicarakan soal kemungkinan kolaborasi antara KPK dan Polri. Sementara, ia berkunjung ke rumah Novel dalam rangka silaturahim ketika anak Novel baru lahir.

"Saya jelaskan ketemu di mana, pertama di kantor, dia datang, kita diskusi masalah penanganan korupsi, kolaborasi dengan polisi, korupsi besar, dan lain sebagainya kira-kira," tuturnya.

"Yang kedua saya ke rumahnya waktu itu, kebetulan pas anaknya baru lahir, ngobrol saja, ya wajar kita silaturahmi ya," lanjut dia.

Selain itu, Iwan pun menilai wajar jika ia pernah memperingatkan Novel untuk berhati-hati. Hal itu mengingat, katanya, Novel menangani beberapa kasus besar di KPK.

"Jadi wajar menurut saya, dan tanya Novel, saya ke sana murni ketemu dia melihat anaknya, kemudian saya bicara 'Hati-hati Vel dalam penanganan kasus kamu', kan dia pernah berapa kali pernah dilakukan pengancaman, ya wajarlah," ungkap Iwan.

Sebelumnya, anggota TGPF kasus Novel Baswedan, Hendardi mengakui pihaknya memeriksa Mochammad Iriawan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X