Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Kompas.com - 26/06/2019, 21:42 WIB
Relawan Joko Widodo-Maruf Amin di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Relawan Joko Widodo-Maruf Amin di Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9/2018). Setelah dari Tugu Proklamasi, Jokowi-Maruf Amin akan langsung menuju Kantor KPU untuk mengambil nomor urut sebagai peserta Pemilu Presiden 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden petahana Joko Widodo batal hadir di acara Halal Bihalal Forum Relawan di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Rabu (26/6/2019) malam. Kehadiran Jokowi, diwakilkan oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko. Moeldoko pun meminta maaf karena Jokowi tak bisa hadir ke lokasi.

"Kami memahami rasa kecewa teman-teman semuanya karena beliau tidak hadir," kata Moeldoko di hadapan para relawan yang hadir.

Moeldoko mengatakan, Jokowi tak hadir karena tengah ada tugas negara yang sangat penting. Ia tak menyebutkan tugas negara yang dimaksud. Namun menurut dia tugas negara tersebut berkaitan dengan putusan sengketa pilpres di Mahkamah Konstitusi pada Kamis besok.

Baca juga: 7 Fakta Menarik Jelang Sidang Putusan Sengketa Pilpres di MK


"Sekali lagi bahwa besok adalah keputusan yang sangat menentukan bagi masa depan bangsa, untuk itu ada sesuatu yang dikerjakan Pak Presiden yang tak bisa ditinggalkan," kata dia.

Menurut Moeldoko, Jokowi mengucapkan terima kasih karena para relawan telah bekerja dengan keras untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Moeldoko juga berjanji Jokowi nantinya akan menggelar acara perayaan kemenangan yang melibatkan seluruh relawan. Acara itu rencananya akan digelar pada 7 Juli 2019 mendatang.

"Ini kita rancang untuk bapak presiden akan menghadiahkan kepada seluruh relawan untuk bertemu bersama-sama untuk bisa merayakanan selebrasi atas kemanangan," ucapnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Nasional
Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Nasional
Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Nasional
Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Nasional
Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Nasional
Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Nasional
Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Nasional
Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Nasional
Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Nasional
Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Nasional
Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Nasional
Wiranto Gelar Rapat Terbatas Tingkat Menteri, Bahas Situasi Politik dan Keamanan

Wiranto Gelar Rapat Terbatas Tingkat Menteri, Bahas Situasi Politik dan Keamanan

Nasional
Para Ajudan yang Setia Mengawal Atasannya Tes Capim KPK...

Para Ajudan yang Setia Mengawal Atasannya Tes Capim KPK...

Nasional
Close Ads X