Prabowo Bahas Masa Depan Koalisi Pasca Putusan MK

Kompas.com - 25/06/2019, 19:25 WIB
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sampaikan harapannya terhadap para pendukung saat sidang sengketa pemilu di MK.YouTube Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto sampaikan harapannya terhadap para pendukung saat sidang sengketa pemilu di MK.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02  Prabowo Subianto akan bertemu dengan seluruh anggota Koalisi Adil Makmur untuk membahas masa depan koalisi usai sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi ( MK).

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade.

Menurut dia, hal pertama yang dilakukan Prabowo usai menerima putusan adalah mengumpulkan semua anggota partai koalisi. 

"Langkah selanjutnya adalah segera bertemu, melakukan rapat berkonsultasi dengan koalisi serta para pendukung," kata Andre di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (25/6/2019). 

Baca juga: Gerindra Sebut Jadi Oposisi atau Koalisi Pemerintah Diputuskan Setelah Sidang MK

Pertemuan itu, kata Andre untuk membahas apakah semua anggota partai koalisi yang telah bergabung dalam Koalisi Adil Makmur akan tetap solid atau justru akan mengambil langkah masing-masing.

"Semua dikembalikan ke teman-teman koalisi. Apakah masih di koalisi Indonesia Adil dan Makmur atau kita bubar. Tentu Pak Prabowo dan Bang Sandiaga sebagai penerima mandat akan berdiskusi mengenai mandat ini," kata Andre. 

Baca juga: Gerindra: Prabowo yang Akan Menang dan Mengajak Kubu Jokowi Gabung

"Apakah mandat ini diambil kembali oleh masing-masing partai, atau Pak Prabowo terus mendapat mandat? Tentu harus ada diskusi. Insyaallah setelah MK selesai, Pak Prabowo akan bertemu dengan pimpinan partai koalisi membahas ini," ucapnya.

Lebih lanjut, Andre juga mengaku pihaknya hingga saat ini masih tetap optimistis permohonannya dikabulkan dalam sidang putusan sengketa pilpres di MK.

"Kami optimis, insyaallah MK tanggal 27 Juni nanti akan memutuskan sesuai dengan harapan kami bahwa MK bisa mendiskualifikasi Pak Jokowi dan menetapkan Pak Prabowo menjadi presiden 2019-2024," kata Andre. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X