Bertemu Zulkifli Hasan, Sandiaga Bantah Koalisi Parpol Pendukung Retak

Kompas.com - 15/06/2019, 21:11 WIB
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasandi Rumah dinasnya di Jalan Widya Chandara 4 No. 16, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6/2019).  CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comKetua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasandi Rumah dinasnya di Jalan Widya Chandara 4 No. 16, Jakarta Selatan, Sabtu (1/6/2019).
|
Editor Khairina

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno bertemu dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, Sabtu (15/6/2019) sore. Pertemuan terjadi di kediaman pribadi Zulkifli, Cipinang, Jakarta Timur.

Seusai pertemuan, Zulkifli mengatakan pertemuan tersebut digelar sebagai ajang silaturahim setelah Lebaran.

Baca juga: Setelah AHY, Jokowi Bertemu Zulkifli Hasan

Namun, Zulkifli tak menjawab secara lugas saat ditanya apakah pertemuan tersebut juga membahas kelanjutan koalisi parpol pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pasca-Pilpres 2019.

"Ya pokoknya silaturahim lah," ujar Zulkifli.

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga membantah bahwa koalisi parpol pendukungnya tak lagi solid.

Adapun koalisi parpol pendukung capres-cawapres nomor urut 02 itu terdiri atas Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat.

"Enggak retak kok," kata Sandiaga.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan menilai bahwa secara de facto partainya tak lagi berada di koalisi parpol pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal itu ia ungkapkan saat ditanya mengenai sikap partainya terkait koalisi pasca-Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

"Secara de facto ini kan keberadaan kami di BPN, koalisi Prabowo Sandi sudah selesai sebetulnya," ujar Bara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X