[UPDATE] 456 Petugas Pemilu Gugur, Lebih dari 3.000 Sakit

Kompas.com - 08/05/2019, 13:31 WIB
Komisioner KPU Viryan Aziz KOMPAS.com/IhsanuddinKomisioner KPU Viryan Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia bertambah menjadi 456 orang. Sementara, 3.658 lainnya dilaporkan sakit.

Angka ini mengacu pada data Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Selasa (7/5/2019).

"Jumlah penyelenggara pemilu wafat 456, sakit 3.658. Total 4.766 tertimpa musibah," kata Komisioner KPU Viryan Azis saat dikonfirmasi, Rabu (8/5/2019).

Baca juga: Dedi Mulyadi: Jangan Politisasi Gugurnya Petugas Pemilu

Petugas penyelenggara itu merupakan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Jika dibandingkan data KPU pada Jumat (3/5/2019), jumlah penyelenggara pemilu meninggal bertambah sebanyak 44 orang. Sedangkan yang sakit bertambah jadi 652 orang.

Para petugas penyelenggara pemilu ini sebagian besar mengalami kelelahan dan kecelakaan.

KPU memberikan santunan bagi penyelenggara pemilu yang meninggal dunia dan sakit. Rencana tersebut telah disetujui oleh Kementerian Keuangan.

Baca juga: KPU Jabar Akan Buat Prasasti untuk Petugas Pemilu 2019 yang Wafat

Besaran santunan dikelompokan menjadi empat. Pertama, santunan bagi penyelenggara pemilu yang meninggal dunia  sebesar Rp 36 juta, selanjutnya santunan bagi penyelenggara pemilu cacat permanen Rp 36 juta.

Besaran santunan untuk penyelenggara pemilu yang luka berat Rp 16,5 juta, dan untuk yang luka sedang sebesar Rp 8,25 juta.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X