Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Prabowo-Sandiaga dan PKS Unggul di Abu Dhabi

Kompas.com - 06/05/2019, 16:40 WIB
Fitria Chusna Farisa,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Perolehan suara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, unggul di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Prabowo-Sandiaga mendapatkan 1.645 suara, sedangkan Jokowi-Ma'ruf 1.124 suara. Selisih suara di antara keduanya berjumlah 521.

Angka ini mengacu pada hasil rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu luar negeri yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN).

"Perolehan suara paslon 01, 1.124, paslon 02, 1.645," kata Ketua PPLN Abu Dhabi M. Riko saat membacakan hasil rekapitulasi di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

Baca juga: Di Tawau, Sabah, Jokowi-Maruf Raih 36.045 Suara, Prabowo-Sandi 7.637 Suara

Jumlah pemilih pemilu presiden di Abu Dhabi sebanyak 5.277 orang. Angka ini terdiri dari 4.406 pemilih yang tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT), 21 pemilih Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), dan 850 pemilih Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Dari 5.277 pemilih terdaftar, sebanyak 2.813 pemilih menggunakan hak suaranya. Sisanya, sebanyak 2.464 pemilih tak menggunakan hak pilihnya.

Dari 2.813 suara yang masuk, 44 suara dinyatakan tidak sah. Total, ada 2.769 suara sah.

PKS unggul

Sementara itu, untuk pemilu legislatif, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) unggul dengan 1.020 suara. Angka ini berasal dari suara partai maupun suara calon anggota legislatif.

Di urutan kedua adalah PDI Perjuangan dengan total perolehan 358 suara. Menyusul kemudian Gerindra dengan 330 suara.

Pada pemilu legislatif, jumlah pemilih yang menggunakan hak suaranya sebanyak 2.806. Dari angka ini, sebanyak 2.686 suara dinyatakan sah, sisanya, sejumlah 120 suara tidak sah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fokus Pilkada, PKB Belum Pikirkan 'Nasib' Cak Imin ke Depan

Fokus Pilkada, PKB Belum Pikirkan "Nasib" Cak Imin ke Depan

Nasional
Kritik Dukungan Nasdem ke Prabowo, Pengamat: Kalau Setia pada Jargon “Perubahan” Harusnya Oposisi

Kritik Dukungan Nasdem ke Prabowo, Pengamat: Kalau Setia pada Jargon “Perubahan” Harusnya Oposisi

Nasional
Megawati Tekankan Syarat Kader PDI-P Maju Pilkada, Harus Disiplin, Jujur, dan Turun ke Rakyat

Megawati Tekankan Syarat Kader PDI-P Maju Pilkada, Harus Disiplin, Jujur, dan Turun ke Rakyat

Nasional
Langkah PDI-P Tak Lakukan Pertemuan Politik Usai Pemilu Dinilai Tepat

Langkah PDI-P Tak Lakukan Pertemuan Politik Usai Pemilu Dinilai Tepat

Nasional
PSI Buka Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada 2024

PSI Buka Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Pilkada 2024

Nasional
PKB: Semua Partai Terima Penetapan Prabowo-Gibran, kecuali yang Gugat ke PTUN

PKB: Semua Partai Terima Penetapan Prabowo-Gibran, kecuali yang Gugat ke PTUN

Nasional
Ukir Sejarah, Walkot Surabaya Terima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

Ukir Sejarah, Walkot Surabaya Terima Penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

BrandzView
Jokowi dan Gibran Disebut Bukan Bagian PDI-P, Kaesang: Saya Enggak Ikut Urusi Dapurnya

Jokowi dan Gibran Disebut Bukan Bagian PDI-P, Kaesang: Saya Enggak Ikut Urusi Dapurnya

Nasional
Helikopter Panther dan KRI Diponegoro Latihan Pengiriman Barang di Laut Mediterania

Helikopter Panther dan KRI Diponegoro Latihan Pengiriman Barang di Laut Mediterania

Nasional
Kaesang Sebut PSI Sudah Kantongi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta

Kaesang Sebut PSI Sudah Kantongi Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta

Nasional
Hasto: Di Tengah Panah 'Money Politic' dan 'Abuse of Power', PDI-P Masih Mampu Jadi Nomor 1

Hasto: Di Tengah Panah "Money Politic" dan "Abuse of Power", PDI-P Masih Mampu Jadi Nomor 1

Nasional
Jokowi Suntik Modal Hutama Karya Rp 18,6 T untuk Pembangunan Tol Sumatera

Jokowi Suntik Modal Hutama Karya Rp 18,6 T untuk Pembangunan Tol Sumatera

Nasional
Ke Kader yang Akan Ikut Pilkada, Megawati: Kalau Bohong, Lebih Baik Tidak Usah

Ke Kader yang Akan Ikut Pilkada, Megawati: Kalau Bohong, Lebih Baik Tidak Usah

Nasional
Hakim: Hinaan Rocky Gerung Bukan ke Pribadi Jokowi, tetapi kepada Kebijakan

Hakim: Hinaan Rocky Gerung Bukan ke Pribadi Jokowi, tetapi kepada Kebijakan

Nasional
Belum Putuskan Maju Pilkada di Mana, Kaesang: Lihat Dinamika Politik

Belum Putuskan Maju Pilkada di Mana, Kaesang: Lihat Dinamika Politik

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com