Datangi Kompleks Parlemen, Sandiaga Uno Temui Zulkifli Hasan

Kompas.com - 16/04/2019, 11:32 WIB
Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menerima calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/4/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua Majelis Permusyarawatan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menerima calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (16/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mendatangi Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada hari ketiga masa tenang pemilu, Selasa (16/4/2019).

Kedatangan Sandiaga untuk menemui Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan.

Sandiaga tampak mengenakan kemeja batik berwarna biru dan celana coklat. Ketika masuk ke ruangan, Sandiaga langsung disambut oleh Zulkifli. Mereka berdua saling menyapa dan berjabat tangan.

Baca juga: Pemilu 2019, Prabowo Nyoblos di Hambalang, Sandiaga di Kebayoran Baru

Zulkifli mengatakan, pertemuan ini hanya untuk mengobrol santai saja.

"Kami di sini kumpul santai, rileks, tinggal menghitung jam sampai besok," ujar Zulkifli.

Zulkifli menyampaikan harapannya agar Pemilu yang digelar besok bisa berlangsung legitimate.

"Insya Allah besok sore kita sudah ada gambaran pemimpin," kata dia.

Sandiaga sempat ditanya persiapannya jelang pencoblosan dan kegiatan di masa tenang. Dia mengaku bisa cukup beristirahat selama masa tenang ini.

Baca juga: Kubu Prabowo-Sandiaga Berharap Kapolri dan Panglima TNI Penuhi Janjinya soal Netralitas

"Cukup istirahat. Cukup tentunya waktu untuk menghabiskan, rileks bersama keluarga," ujar Sandiaga.

Setelah itu, Zulkifli dan Sandiaga melakukan pembicaraan tertutup di dalam ruangan.

Adapun, pemilu akan digelar pada 17 April 2019 dan menjadi ajang pertama pemilihan umum yang serentak, yakni Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dan juga anggota DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi, kota, dan kabupaten.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin Pekan Depan, Jaksa Agung Lantik 3 Jaksa Agung Muda dan 3 Staf Ahli

Senin Pekan Depan, Jaksa Agung Lantik 3 Jaksa Agung Muda dan 3 Staf Ahli

Nasional
KPK Periksa Eks Menag Lukman Hakim Terkait Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji dan Gratifikasi

KPK Periksa Eks Menag Lukman Hakim Terkait Dugaan Korupsi Penyelenggaraan Haji dan Gratifikasi

Nasional
Menyoal Sertifikasi Pernikahan: Intervensi Ranah Privat, Risiko Perzinaan, hingga Penjelasan Pemerintah

Menyoal Sertifikasi Pernikahan: Intervensi Ranah Privat, Risiko Perzinaan, hingga Penjelasan Pemerintah

Nasional
Jaksa Agung soal Kelanjutan Program TP4: Kami Akan Bawa ke Raker

Jaksa Agung soal Kelanjutan Program TP4: Kami Akan Bawa ke Raker

Nasional
Komnas HAM Minta Pendekatan Keamanan di Papua Dievaluasi

Komnas HAM Minta Pendekatan Keamanan di Papua Dievaluasi

Nasional
Komnas HAM: Kecenderungan Sikap Intoleransi Menguat di Kalangan Anak Muda Terdidik

Komnas HAM: Kecenderungan Sikap Intoleransi Menguat di Kalangan Anak Muda Terdidik

Nasional
Polemik Ahok Jadi Bos BUMN, dari Batasan Aturan hingga 'Positive Thinking' Sandiaga Uno

Polemik Ahok Jadi Bos BUMN, dari Batasan Aturan hingga "Positive Thinking" Sandiaga Uno

Nasional
KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Terkait Kasus Bupati Cirebon

KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Terkait Kasus Bupati Cirebon

Nasional
Komnas HAM Dorong Pemda Papua Lebih Aktif Tangani Masalah HAM

Komnas HAM Dorong Pemda Papua Lebih Aktif Tangani Masalah HAM

Nasional
Komnas HAM: Seolah Semua Jawaban Persoalan Papua Bisa Tuntas dengan Infrastruktur

Komnas HAM: Seolah Semua Jawaban Persoalan Papua Bisa Tuntas dengan Infrastruktur

Nasional
Terkait Portal Aduan Radikalisme, Wapres Sebut Laporan Tak Boleh Asal Tindak

Terkait Portal Aduan Radikalisme, Wapres Sebut Laporan Tak Boleh Asal Tindak

Nasional
PT Len Industri Nyatakan Siap Dukung Alutsista TNI

PT Len Industri Nyatakan Siap Dukung Alutsista TNI

Nasional
Jokowi Singgung Jaksa Nakal, Jaksa Agung: Kalau Tak Bisa Dibina, Saya Binasakan

Jokowi Singgung Jaksa Nakal, Jaksa Agung: Kalau Tak Bisa Dibina, Saya Binasakan

Nasional
Pasangan Tak Diizinkan Nikah jika Belum Lulus Pembekalan, Kemenko PMK: Gagasan Ini Masih Dipersiapkan

Pasangan Tak Diizinkan Nikah jika Belum Lulus Pembekalan, Kemenko PMK: Gagasan Ini Masih Dipersiapkan

Nasional
Soal Sertifikasi Perkawinan, Komnas HAM Minta Jangan Dijadikan Kewajiban

Soal Sertifikasi Perkawinan, Komnas HAM Minta Jangan Dijadikan Kewajiban

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X