Ma'ruf Amin: Hari Ini GBK Kita Putihkan, 17 April TPS Akan Kita Putihkan

Kompas.com - 13/04/2019, 17:55 WIB
Relawan dan simpatisan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - KH Maruf Amin menghadiri Konser Putih Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Konser Putih Bersatu tersebut menjadi puncak dari kampanye akbar pasangan nomor urut 01 sebelum memasuki masa tenang dan hari pemungutan suara (Pemilu) serentak pada Rabu, 17 April 2019 mendatang. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJARelawan dan simpatisan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - KH Maruf Amin menghadiri Konser Putih Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Konser Putih Bersatu tersebut menjadi puncak dari kampanye akbar pasangan nomor urut 01 sebelum memasuki masa tenang dan hari pemungutan suara (Pemilu) serentak pada Rabu, 17 April 2019 mendatang.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin senang dengan para pendukungnya yang telah memutihkan stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam kampanye akbar bertajuk Konser Putih Bersatu, Sabtu (13/4/2019).

Ma'ruf berharap, para pendukungnya juga bisa memutihkan Tempat Pemungutan Suara pada saat pencoblosan, Rabu (17/4/2019).

Ia mengajak pendukungnya ramai-ramai memakai baju putih saat ke TPS dan mencoblos Jokowi-Ma'ruf yang berbaju putih.

Baca juga: Jokowi: Saya Tegaskan, Indonesia Tidak Akan Bubar!

"Hari ini apa yang sudah kita putihkan? GBK hari ini sudah kita putihkan. Tanggal 17 April apa yang akan kita putihkan? TPS yang akan kita putihkan," kata Ma'ruf kepada massa yang memenuhi stadion GBK.

Ma'ruf mendapatkan giliran bicara setelah calon presiden Jokowi selesai menyampaikan orasi.

Namun, ia tak menyampaikan orasi panjang. Ia mengajak massa pendukung yang hadir untuk bersama-sama berdoa untuk kemenangan pasangan 01.

"Kalau putih-putih menang, Indonesia maju. Mari kita doa," ujar Ma'ruf sebelum memulai doanya.

Baca juga: Jokowi Diberikan Sorban dari Mbah Moen dan Tasbih dari Habib Luthfi

Sementara itu, Jokowi dalam pidatonya menegaskan, ia Ma'ruf Amin siap membawa masyarakat Indonesia menjadi lebih sejahtera.

Capres petahana ini mengatakan, di bawah kepemimpinannya angka kemiskinan di Indonesia sudah menurun ke singel digit.

Baca juga: Jokowi: Negara Maju Rakyatnya Pasti Optimistis

Begitu juga angka pengangguran turun dari 5,9 persen ke 5,3 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia juga terus stabil di angka 5 persen di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Jokowi, kondisi ini harus disyukuri. Kendati demikian, ia bertekad untuk membuat kondisi ekonomi di Indonesia lebih baik lagi apabila kembali diberi kepercayaan memimpin dalam lima tahun kedepan.

"Kita memastikan 5 tahun ke depan insya Allah, negara kita lebih kuat ekonominya. Kami bertekad tidak ada rakyat tertinggal di garis kemiskinan. Semuanya kita harus maju," ujar Jokowi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

Nasional
Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Nasional
Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Nasional
Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan 'Lampu Merah' dari Presiden Jokowi

Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan "Lampu Merah" dari Presiden Jokowi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

Nasional
Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Nasional
Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Nasional
Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Nasional
Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Nasional
Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Nasional
Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Nasional
Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Nasional
Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Nasional
Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Nasional
Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X