Presiden Jokowi Wanti-wanti Pelajar Indonesia soal Perubahan Dunia

Kompas.com - 04/03/2019, 15:00 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada siswa SMA Taruna Nusantara di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (4/3/2019). Presiden menyampaikan bahwa siswa harus berani menghadapi era industri digital, turut menjaga persatuan Indonesia serta menangkal beredarnya hoax. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Spt. Akbar Nugroho GumayPresiden Joko Widodo memberikan arahan kepada siswa SMA Taruna Nusantara di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (4/3/2019). Presiden menyampaikan bahwa siswa harus berani menghadapi era industri digital, turut menjaga persatuan Indonesia serta menangkal beredarnya hoax. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/Spt.

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan kepada pelajar Indonesia bahwa dunia saat ini sudah berubah.

Salah satu perubahan yang nyata dirasakan adalah kemajuan teknologi informasi yang ditandai dengan perkembangan media sosial.

"Kita tahu keterbukaan media sosial yang masuk hampir di seluruh negara tidak bisa lagi kita bendung. Tidak bisa dipagari," ujar Presiden ketika menerima 366 siswa/i SMA Taruna Nusantara di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (4/3/2019).

Baca juga: Jokowi: Jangan Sekali-kali Coba Ganggu Pancasila

Sadar atau tidak sadar, kata Presiden, keterbukaan informasi sudah masuk pada kehidupan manusia sehari-hari. Setiap bangun tidur dan hendak tidur, orang selalu mengakses aliran informasi dari media sosial.

Saking derasnya informasi yang masuk, lanjut Kepala Negara, sering tak disadari bahwa informasi bisa berdampak negatif bagi dirinya sendiri dan orang lain.

"Sampai-sampai terjadi disrupsi informasi. Perubahan itu masuk ke dalam pikiran kita dan bisa mengacaukan pemikiran-pemikiran kita yang sudah usang menjadi sesuatu yang baru," lanjut dia.

Perubahan lain yang nyata terjadi, yakni perkembangan teknologi. Jokowi mencontohkan beberapa di antaranya, yakni 3D printing, virtual reality, big data, bitcoin, artificial intelligence, advanced robotic dan internet of thing.

Baca juga: Tiga Kartu Sakti Jokowi Jadi Konten Penting Kampanye di Jawa Barat

Segala perubahan itu, lanjut Jokowi, turut merubah landscape ekonomi, politik dan sosial di negara-negara, termasuk Indonesia.

Oleh sebab itu, Jokowi meminta pelajar untuk menyiapkan diri dengan baik atas segala perubahan itu.

"Kalau kita tidak siap, bisa kita bayangkan, masa depan akan seperti apa? Kalau kita ini tak meng-upgrade skill, keterampilan, akan seperti apa? Semua yang kita miliki harus kita upgrade total," ujar Jokowi.

Kompas TV Minggu (4/3) kemarin, Joko Widodo menghadiri acara Gebyar Bakso Merah Putih Indonesia Bersatu di Cikarang, Jawa Barat. Dalam acara ini, Jokowi menyampaikan sejumlah program dalam pemerintahannya. Jokowi juga memamerkaan tiga kartu yang bisa membantu warga, yaitu Kartu Indonesia Pintar, Kartu Prakerja, dan Kartu Sembako Murah.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Disarankan Gunakan Masker Kain saat Berada di Tempat Umum

Masyarakat Disarankan Gunakan Masker Kain saat Berada di Tempat Umum

Nasional
Jubir Pemerintah: Tetap Tinggal di Rumah Adalah Solusi Terbaik Cegah Penyebaran Covid-19

Jubir Pemerintah: Tetap Tinggal di Rumah Adalah Solusi Terbaik Cegah Penyebaran Covid-19

Nasional
UPDATE: Ada 106 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 9 Provinsi

UPDATE: Ada 106 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 9 Provinsi

Nasional
UPDATE: Bertambah 16 Orang, Total 150 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

UPDATE: Bertambah 16 Orang, Total 150 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Nasional
UPDATE: Total Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia 191 Orang

UPDATE: Total Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia 191 Orang

Nasional
UPDATE: Bertambah 106, Total Ada 2.092 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 106, Total Ada 2.092 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
 Dompet Dhuafa Targetkan Pasang 1.000 Bilik Disinfektan

Dompet Dhuafa Targetkan Pasang 1.000 Bilik Disinfektan

Nasional
Ditangani Sesuai Protokol, Jenazah Pasien Covid-19 Tak Akan Jadi Sumber Penularan

Ditangani Sesuai Protokol, Jenazah Pasien Covid-19 Tak Akan Jadi Sumber Penularan

Nasional
Pengamat: Kebijakan PSBB Belum Tegas, Tak Efektif Atasi Covid-19

Pengamat: Kebijakan PSBB Belum Tegas, Tak Efektif Atasi Covid-19

Nasional
Psikolog Dompet Dhuafa Jelaskan Pentingnya Manajemen Stres saat Pandemi Covid-19

Psikolog Dompet Dhuafa Jelaskan Pentingnya Manajemen Stres saat Pandemi Covid-19

Nasional
Gubernur NTB Sebut Pandemi Virus Corona Beri Peluang Ekonomi bagi Masyarakat Produksi APD Mandiri

Gubernur NTB Sebut Pandemi Virus Corona Beri Peluang Ekonomi bagi Masyarakat Produksi APD Mandiri

Nasional
Tips dari Kak Seto untuk Orangtua yang Dampingi Anak Belajar dari Rumah

Tips dari Kak Seto untuk Orangtua yang Dampingi Anak Belajar dari Rumah

Nasional
Hingga 4 April, 519 Pasien Dirawat di RS Darurat Covid-19

Hingga 4 April, 519 Pasien Dirawat di RS Darurat Covid-19

Nasional
Gugus Tugas Covid-19: Orang Sehat Pakai Masker 2 Lapis, Orang dengan Gejala Pakai Masker 3 Lapis

Gugus Tugas Covid-19: Orang Sehat Pakai Masker 2 Lapis, Orang dengan Gejala Pakai Masker 3 Lapis

Nasional
Soal Wacana Bebaskan Napi Korupsi, BW: Ini Menjelaskan Pertanyaan, Siapa Sahabat Koruptor?

Soal Wacana Bebaskan Napi Korupsi, BW: Ini Menjelaskan Pertanyaan, Siapa Sahabat Koruptor?

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X