Mendes Sebut Gaji Pendamping Desa Akan Naik pada Februari atau Maret

Kompas.com - 04/02/2019, 09:35 WIB
Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menghadiri rapat koordinasi Rancangan Perpres Reforma Agraria yang dipimpin langsung oleh Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution di kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (24/8/2018)

Dok. Humas Menko Bidang PerekonomianMenteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo menghadiri rapat koordinasi Rancangan Perpres Reforma Agraria yang dipimpin langsung oleh Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution di kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (24/8/2018)
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.comMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, pemerintah berencana menaikkan gaji pendamping lokal desa (PLD) pada tahun ini.

Eko mengungkapkan, kenaikan tersebut dilakukan atas permintaan Presiden RI Joko Widodo yang menilai bahwa gaji PLD terlalu minim.

"Kenaikan tidak terlalu besar. Ini masih dalam proses administrasi di Dirjen PDTT terkait kenaikan gaji PLD. Insya Allah, bulan Februari atau Maret, gaji PLD sudah naik," kata Eko, dikutip Antara, Senin (4/2/2019).

Menurut Eko, pemberian kenaikan gaji adalah sebuah penghargaan bagi para PLD yang telah bekerja keras mendampingi pengelolaan dana desa menjadi lebih baik. Efeknya, pembangunan desa terus mengalami kemajuan yang pesat.

Berkat pendampingan dan kerja keras dari pendamping desa penyerapan dana desa terus meningkat. Apalagi, kata Eko, tingkat kepuasan masyarakat terhadap program dana desa berdasarkan survei sebesar 85 persen.

"Itu semua adalah kerja keras semua pihak terutama para pendamping desa," kata dia.

Eko menuturkan, capaian dana desa selama empat tahun telah membangun sarana dan prasarana penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Misalnya, terbangunnya 1.140.378 meter jembatan, jalan desa sepanjang 191.600 kilometer, pasar desa sebanyak 8.983 unit, kegiatan BUMDesa sebanyak 37.830 unit, embung desa sebanyak 4.175 unit, sarana irigasi sebanyak 58.931 unit, serta sarana-prasarana penunjang lainnya.

Selain itu, dana desa juga telah turut membangun sarana prasarana penunjang kualitas hidup masyarakat desa melalui pembangunan 959.569 unit sarana air bersih, 240.587 unit MCK, 9.692 unit Polindes, 50.854 unit PAUD, 24.820 unit Posyandu, serta drainase 29.557.922.

Menurut Menteri Eko, selama empat tahun telah terjadi penurunan angka kemiskinan, penurunan angka stunting dari 37 persen menjadi 30 persen, peningkatan pendapatan perkapita hampir 50 persen, pembukaan lapangan kerja melalui program Padat Karya Tunai (PKT), BUMDes, ataupun desa wisata.

Baca juga: Pendamping Desa Dilarang Daftar PPK Pilkada Serentak

Lalu, turunnya angka pengangguran di desa daripada di kota dan Gini ratio di desa terus meningkat.

"Sekali lagi, saya terima kasih kepada pendamping desa yang telah turut menjadi salah satu garda terdepan dalam membangun desa," kata Eko.

Eko berpesan kepada seluruh pendamping desa di Lampung dalam hal prioritas penggunaan dana desa 2019 untuk diarahkan dalam pengembangan pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat desa pembangunan infrastruktur di desa dinilai sudah cukup.

Dalam hal pembangunan ekonomi desa, yang paling cepat adalah di sektor pariwisata, yakni dengan mendorong dan mengembangkan desa-desa menjadi desa wisata.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X