Prabowo: Kita Harus Bikin Mobil Produk Indonesia, Jangan Mobil "Etok-etok"

Kompas.com - 15/01/2019, 05:06 WIB
Calon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto saat bertemu dengan para korban bencana, kader Partai Gerindra, simpatisan dan relawan di Hotel Santika, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (8/1/2019). Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga UnoCalon Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto saat bertemu dengan para korban bencana, kader Partai Gerindra, simpatisan dan relawan di Hotel Santika, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (8/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyinggung mengenai industri mobil saat menyampaikan pidato kebangsaan "Indonesia Menang" di Jakarta Convention Center, Senayan, Senin (14/1/2019).

Prabowo menegaskan Indonesia harus bisa memproduksi mobil sendiri.

"Kita harus bikin mobil, kita harus bikin mobil benar-benar produk Indonesia," kata Prabowo.

Mendengar pernyataan itu, para pendukung Prabowo yang hadir langsung kompak menyindir soal mobil Esemka.


Baca juga: Prabowo: Petani Sedih Banjir Impor Saat Mereka Panen

Mobil tersebut sempat dipromosikan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo saat masih menjadi wali kota Solo. Namun, hingga saat ini mobil itu belum juga diproduksi secara massal.

Mendengar para pendukungnya menyinggung soal mobil Esemka, Prabowo sempat terdiam beberapa saat. Setelah itu ia melanjutkan pidatonya.

"Jangan mobil etok-etok," kata Prabowo disambut sorak sorai para pendukungnya.

Baca juga: Prabowo: Inteli Musuh Negara, Jangan Inteli Mantan Presiden

Bukan hanya mobil, Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menekankan bahwa Indonesia harus bisa memproduksi kapal hingga kereta api sendiri.

"Kita harus mampu (membuat) kapal-kapal niaga, kapal-kapal angkut, kereta api," kata Prabowo.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X