Prabowo: Petani Sedih Banjir Impor Saat Mereka Panen - Kompas.com

Prabowo: Petani Sedih Banjir Impor Saat Mereka Panen

Kompas.com - 14/01/2019, 22:43 WIB
Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melambaikan tangan kepada warga yang menghadiri peringatan 14 tahun bencana tsunami Aceh di Pelabuhan Pendaratan Ikan, Lampulo, Banda Aceh,  Aceh, Rabu (26/12/2018). Selain menhadiri peringatan 14 tahun bencana tsunami Aceh, Capres Prabowo Subianto juga berziarah dikuburan massal korban gempa dan tsunami Siron serta bertemu dengan relawan pemenangan Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/hp.IRWANSYAH PUTRA Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melambaikan tangan kepada warga yang menghadiri peringatan 14 tahun bencana tsunami Aceh di Pelabuhan Pendaratan Ikan, Lampulo, Banda Aceh, Aceh, Rabu (26/12/2018). Selain menhadiri peringatan 14 tahun bencana tsunami Aceh, Capres Prabowo Subianto juga berziarah dikuburan massal korban gempa dan tsunami Siron serta bertemu dengan relawan pemenangan Pilpres 2019. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengkritik kebijakan impor sejumlah komoditas pangan yang dilakukan pemerintahan Jokowi. Saat kunjungan ke daerah, Prabowo mengaku menemukan petani-petani yang bersedih karena ada impor saat mereka panen. 

"Saya juga baru datang dari Klaten, di situ petani-petani beras bersedih karena saat mereka panen, beberapa bulan yang lalu banjir beras dari luar negeri," kata Prabowo dalam pidato kebangsaan "Indonesia Menang" di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Bukan hanya petani beras, menurut Prabowo, kebijakan impor pangan juga membuat sedih para petani tebu hingga garam.

Baca juga: Prabowo: Inteli Musuh Negara, Jangan Inteli Mantan Presiden

"Saudara-saudara sekalian, pada saat petani garam juga mengalami kesulitan, banjir garam dari luar negeri. Kita impor semua bahan-bahan pangan yang mampu diproduksi oleh rakyat kita sendiri" kata dia.

Prabowo pun memastikan, apabila ia dan Sandiaga Uno mendapatkan mandat dari rakyat, ia akan mengubah kondisi ini. Ia berjanji akan mewujudkan swasembada pangan.

"Kita harus mampu untuk mengatur sehingga rakyat kita bisa produksi pangan sendiri dan masyarakat Indonesia bisa makan dengan baik. Tidak ada yang boleh kelaparan di Indonesia," tegas mantan Danjen Kopassus ini.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X