Sandiaga: 2019 Fokusnya Jangan Lagi Bangun Infrastruktur yang Bebani Utang

Kompas.com - 01/01/2019, 04:30 WIB
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno dalam acara peresmian Seknas Prabowo-Sandi Jalan Adi Soemarmo No 299, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANICawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno dalam acara peresmian Seknas Prabowo-Sandi Jalan Adi Soemarmo No 299, Klodran, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (30/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno berharap perekonomian menjadi lebih baik di tahun 2019. Hal itu disampaikan Sandiaga saat ditanyai harapannya di tahun 2019

"Ya tentunya Indonesia yang kita inginkan lebih baik lagi. Ekonominya bertumbuh, peluang diberikan kepada rakyat Indonesia lebih banyak. Kita dilindungi dari bencana, kita tetap bersatu, dan penuh dengan kedamaian walaupun tahun politik," kata Sandiaga saat menghadiri acara muhasabah akhir tahun di Masjid At Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (31/12/2018).

"Dan fokusnya sudah, jangan lagi ke infrastruktur yang terlalu banyak membebani utang, tapi lebih ke fokusnya membangun manusia kita dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan harga-harga yang stabil terjangkau," lanjut pendamping Prabowo Subianto itu.

Baca juga: Sandiaga Sebut Animo Masyarakat Tinggi Sumbang Dana Kampanye

Ia menambahkan, Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Ia meyakini, jika keduanya dikelola dengan baik maka perekonomian Indonesia akan lebih baik lagi dibandingkan sekarang.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mengatakan ke depan yang perlu ditekankan ialah membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya dan menstabilkan harga kebutuhan pokok agar masyarakat tak kesulitan.

"Kita gunakan kesempatan ini malah justru (untuk) membawa ekonomi kita lebih baik, peluang lapangan pekerjaan diberikan kepada anak-anak bangsa. Negeri yang kaya raya ini harus lebih baik diurusnya ke depan," lanjut Sandiaga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Respons Parpol Sikapi Prabowo, Anies, dan Ganjar yang Konsisten di 3 Besar Hasil Survei Capres 2024

Respons Parpol Sikapi Prabowo, Anies, dan Ganjar yang Konsisten di 3 Besar Hasil Survei Capres 2024

Nasional
1,9 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah Diminta Tarik Rem Darurat

1,9 Juta Kasus Covid-19 di Indonesia, Pemerintah Diminta Tarik Rem Darurat

Nasional
Kirim Surat ke Jokowi, Masyarakat Sipil Minta Gerak Cepat Cegah Gelombang Ekstrem Covid-19

Kirim Surat ke Jokowi, Masyarakat Sipil Minta Gerak Cepat Cegah Gelombang Ekstrem Covid-19

Nasional
Langkah Pemerintah Cegah Pandemi Memburuk: Hapus Cuti Bersama Natal 2021 hingga Tiadakan Hak Cuti ASN

Langkah Pemerintah Cegah Pandemi Memburuk: Hapus Cuti Bersama Natal 2021 hingga Tiadakan Hak Cuti ASN

Nasional
Libur Lebaran, Lonjakan Kasus Covid-19, dan Kekhawatiran Fasilitas Kesehatan Kolaps

Libur Lebaran, Lonjakan Kasus Covid-19, dan Kekhawatiran Fasilitas Kesehatan Kolaps

Nasional
KPK Eksekusi Wahyu Setiawan ke Lapas Kedungpane Semarang

KPK Eksekusi Wahyu Setiawan ke Lapas Kedungpane Semarang

Nasional
Bertemu Gus Ami, YouTuber Alman Mulyana Ceritakan Suka Duka Jadi TKI di Arab Saudi

Bertemu Gus Ami, YouTuber Alman Mulyana Ceritakan Suka Duka Jadi TKI di Arab Saudi

Nasional
Pemerintah Diminta Hentikan Kerja Sama dengan Perusahaan Afiliasi Junta Militer Myanmar

Pemerintah Diminta Hentikan Kerja Sama dengan Perusahaan Afiliasi Junta Militer Myanmar

Nasional
Prabowo, Anies, dan Ganjar Kokoh 3 Besar Hasil Survei, Demokrat: Saat Ini Kader Tetap Harap AHY untuk 2024

Prabowo, Anies, dan Ganjar Kokoh 3 Besar Hasil Survei, Demokrat: Saat Ini Kader Tetap Harap AHY untuk 2024

Nasional
Satgas: Tidak Semua Kasus Positif Covid-19 Layak Jadi Objek Penelusuran Genomik

Satgas: Tidak Semua Kasus Positif Covid-19 Layak Jadi Objek Penelusuran Genomik

Nasional
Pengusul Presiden Tiga Periode Disebut Ingin Tampar Muka Jokowi, Ini Respons Komunitas Jokpro 2024

Pengusul Presiden Tiga Periode Disebut Ingin Tampar Muka Jokowi, Ini Respons Komunitas Jokpro 2024

Nasional
Kasus Covid-19 di Bangkalan Melonjak, Anggota Komisi IV DPR Ini Sampaikan Beberapa Hal

Kasus Covid-19 di Bangkalan Melonjak, Anggota Komisi IV DPR Ini Sampaikan Beberapa Hal

Nasional
Kasus Covid-19 Meningkat, Rutan KPK Kembali Berlakukan Kunjungan Daring

Kasus Covid-19 Meningkat, Rutan KPK Kembali Berlakukan Kunjungan Daring

Nasional
KPK Eksekusi Mantan Pejabat Pemkab Subang ke Lapas Sukamiskin

KPK Eksekusi Mantan Pejabat Pemkab Subang ke Lapas Sukamiskin

Nasional
Serba-serbi Work From Bali ala Pemerintah yang Menuai Kontroversi...

Serba-serbi Work From Bali ala Pemerintah yang Menuai Kontroversi...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X