Jokowi : Enggak Apa-apa Kalau Cuma Beda Rp 5.000...

Kompas.com - 22/12/2018, 10:40 WIB
Presiden Joko Widodo saat kunjungan ke Yogyakarta menyempatkan diri mengunjungi proyek dana desa pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Sleman Rabu (29/8/2018) Kompas.com/Markus YuwonoPresiden Joko Widodo saat kunjungan ke Yogyakarta menyempatkan diri mengunjungi proyek dana desa pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Sleman Rabu (29/8/2018)

MAKASSAR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ingin agar uang program dana desa berputar di desa, tidak malah kembali lagi ke kota-kota besar.

Oleh sebab itu, ia seringkali berpesan agar bahan material proyek dari dana desa dibeli di desa itu sendiri. Apabila tidak ada, maksimal dibeli di lingkup kecamatan.

Namun, Jokowi sering mendapati unsur desa tidak memahami maksud program tersebut.

"Banyak yang menyampaikan kepada saya, Pak semen di desa lebih mahal Rp 5.000," ujar Jokowi dalam acara Jambore Desa Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/12/2018).

Akhirnya, bahan material proyek dana desa tidak dibeli di desa itu sendiri atau desa tetangga, namun dibeli di kota-kota besar.

Menurut Jokowi, hal itu keliru. Uang dana desa seharusnya berputar di desa. Bukan malah kembali ke kota. Apalagi Jakarta.

"Saya jawab, enggak apa-apa kalau cuma beda Rp 5.000. Pokoknya dana desa, uangnya jangan keluar dari desa. Apalagi kembali ke Jakarta. Uang itu harus berputar di desa," ujar Jokowi.

Demikian pula soal tenaga kerja. Proyek yang dikerjakan menggunakan dana desa semestinya menggunakan tenaga kerja dari desa itu sendiri. Jangan merekrut tenaga kerja dari luar desa itu.

Apabila uang dana desa berputar di desa, kesejahteraan masyarakar di desa semakin meningkat.

"Contoh tukang ya, tenaga kerja. Kalau kita bayar gajinya setiap minggu. Dengan gaji itu, dia bisa beli sayur dan sayurnya itu dari orang-orang desa juga. Jadi, uangnya muter di desa saja," ujar dia.

"Akhirnya, kita ingin menurunkan kemiskinan yang ada di desa. Selama empat tahun kan sudah kelihatan. Kalau penggunaannya tepat, saya yakin penurunan kemiskinan akan semakin tajam sehingga kemiskinan akan hilang," lanjut dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden PKS Sohibul Iman Minta Omnibus Law Tak Dibahas Serampangan

Presiden PKS Sohibul Iman Minta Omnibus Law Tak Dibahas Serampangan

Nasional
SBY Angkat Bicara soal Kasus Jiwasraya, Ini Respons Istana

SBY Angkat Bicara soal Kasus Jiwasraya, Ini Respons Istana

Nasional
Yasonna Sebut Ronny Sompie Paling Bertanggung Jawab atas Informasi soal Harun Masiku

Yasonna Sebut Ronny Sompie Paling Bertanggung Jawab atas Informasi soal Harun Masiku

Nasional
Pertemuan Tahunan Komisi Palestina, Indonesia Soroti Konflik yang Kian Buruk

Pertemuan Tahunan Komisi Palestina, Indonesia Soroti Konflik yang Kian Buruk

Nasional
Polri Akan Bentuk Satgas Pengawalan Investigasi

Polri Akan Bentuk Satgas Pengawalan Investigasi

Nasional
Optimistis Nurmansjah Lubis Jadi Wagub DKI, Sohibul Iman: PKS Tak Sembarangan Ajukan Calon

Optimistis Nurmansjah Lubis Jadi Wagub DKI, Sohibul Iman: PKS Tak Sembarangan Ajukan Calon

Nasional
Soal Iklan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem, Ini Komentar Surya Paloh

Soal Iklan Lutfi Alfiandi Pegang Bendera Nasdem, Ini Komentar Surya Paloh

Nasional
Setelah Bakar Mayat Teman Kerja, Pelaku Gadaikan Motor Korban Rp 4 Juta

Setelah Bakar Mayat Teman Kerja, Pelaku Gadaikan Motor Korban Rp 4 Juta

Nasional
Maskapai Haji Ditambah, Citilink dan Flynas Kini Ikut Berangkatkan Jemaah

Maskapai Haji Ditambah, Citilink dan Flynas Kini Ikut Berangkatkan Jemaah

Nasional
100 Hari Jokowi-Maruf, Kebijakan Investasi jadi Ancaman bagi Lingkungan Hidup

100 Hari Jokowi-Maruf, Kebijakan Investasi jadi Ancaman bagi Lingkungan Hidup

Nasional
[BERITA FOTO] Sepi dan Terisolasi, Begini Kondisi Wuhan Terkini...

[BERITA FOTO] Sepi dan Terisolasi, Begini Kondisi Wuhan Terkini...

Nasional
Wapres Sebut Pendekatan Keamanan di Papua Bersifat Sementara

Wapres Sebut Pendekatan Keamanan di Papua Bersifat Sementara

Nasional
Ulat Bulu Serang Permukiman Warga di Kudus

Ulat Bulu Serang Permukiman Warga di Kudus

Nasional
Ratusan Petugas Wafat, Parpol Nonparlemen Sarankan Pemilu Tak Digelar Serentak

Ratusan Petugas Wafat, Parpol Nonparlemen Sarankan Pemilu Tak Digelar Serentak

Nasional
Menag Ceritakan Kekhawatiran Jokowi Lulusan Madrasah Tak Bisa Bersaing

Menag Ceritakan Kekhawatiran Jokowi Lulusan Madrasah Tak Bisa Bersaing

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X