SBY Pimpin Rapat Darurat Bahas Perusakan Atribut Demokrat

Kompas.com - 18/12/2018, 11:31 WIB
Ketum Partai Demokrat SBY dan petinggi Partai Demokrat lainnya melihat atribut yang dirusak dan dibuang ke parit oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018).KOMPAS.com/IDON TANJUNG Ketum Partai Demokrat SBY dan petinggi Partai Demokrat lainnya melihat atribut yang dirusak dan dibuang ke parit oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono memimpin rapat darurat Partai Demokrat.

Rapat berlangsung di kediaman SBY di Kuningan, Jakarta, Selasa (11/12/2018) siang.

"Kami menyebutnya rapat darurat karena cepat sekali. Kami mengundang Ketua Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Sekjen, Bendum, Komandan Kogasma, bahkan kami mengundang DPD Riau dan DPD Pekanbaru," kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan kepada wartawan sesaat sebelum rapat dimulai.

Hinca mengatakan, rapat ini dilakukan untuk menindaklanjuti kasus perusakan atribut Demokrat di Pekanbaru, akhir pekan lalu.

Terutama, setelah Menko Polhukam Wiranto menyampaikan pernyataan bahwa perusakan itu dilakukan oknum Partai Demokrat dan PDI-P.

Baca juga: Wiranto Terbuka jika SBY Ingin Bertemu Bahas soal Perusakan Atribut Demokrat

"Kami akan merumuskannya dan memberitahukan kepada masyarakat luas agar duduk soalnya terang benderang sehingga tidak perlu tafsir lain atau bikin atau menyiapkan atau membuat malah enggak jelas," kata dia.

SBY sebelumnya sudah menyatakan bahwa ia berbeda pendapat dengan Wiranto.

Menurut SBY, berdasarkan informasi dan kesaksian di lapangan, baik PDI-P maupun Partai Demokrat bukanlah 'master-mind' dan inisiator dari kasus perusakan atribut.

"Menurut kita, pernyataan Menko Polhukam terlalu cepat dan mengkerdilkan soal, menyepelekan soal. Padahal sesungguhnya itu tidak seperti itu," kata Hinca.

Hingga berita ini diturunkan, rapat masih berlangsung secara tertutup.

Atribut berupa poster dan bendera Partai Demokrat di Kota Pekanbaru dirusak orang tak dikenal pada Sabtu (15/12/2018) dini hari.

Baca juga: Kadernya Disebut Terlibat Perusakan Atribut, Demokrat Sebut Ada Indikasi Kriminalisasi

Saat itu, SBY dan Jokowi sama-sama tengah berada di Pekanbaru.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari menyebutkan, ada ribuan atribut yang dirusak dan diturunkan oleh orang tak dikenal.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Rumah Ambruk di Johar Baru Timpa Mikrolet dan Ojek Online

Rumah Ambruk di Johar Baru Timpa Mikrolet dan Ojek Online

Megapolitan
Di Jateng, Petugas Pemilu yang Meninggal Dapat Santunan Rp 10 Juta

Di Jateng, Petugas Pemilu yang Meninggal Dapat Santunan Rp 10 Juta

Regional
Bertemu Jokowi di Istana, Ini Penjelasan Presiden KSPI Said Iqbal

Bertemu Jokowi di Istana, Ini Penjelasan Presiden KSPI Said Iqbal

Nasional
Ini Kata Kim Jong Un soal Trump saat Bertemu dengan Putin

Ini Kata Kim Jong Un soal Trump saat Bertemu dengan Putin

Internasional
BNN Sumut Bongkar Jaringan Narkoba Internasional yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas Tanjung Gusta

BNN Sumut Bongkar Jaringan Narkoba Internasional yang Dikendalikan Napi dari Dalam Lapas Tanjung Gusta

Regional
Pimpinan Komisi II: Tidak Boleh Ada Lagi Korban Jiwa di Pemilu

Pimpinan Komisi II: Tidak Boleh Ada Lagi Korban Jiwa di Pemilu

Nasional
11 Senjata Api Dilaporkan Hilang Dicuri dari Kantor Polisi di Selandia Baru

11 Senjata Api Dilaporkan Hilang Dicuri dari Kantor Polisi di Selandia Baru

Internasional
Prabowo-Sandiaga Instruksikan Agar Relawan Pengawal Suara Diperhatikan

Prabowo-Sandiaga Instruksikan Agar Relawan Pengawal Suara Diperhatikan

Nasional
Bupati Labuhan Batu Utara Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Korupsi Senilai Rp 3 Miliar

Bupati Labuhan Batu Utara Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Korupsi Senilai Rp 3 Miliar

Regional
Foto 'Salaman' Pangeran William dan PM Selandia Baru Jadi Viral

Foto "Salaman" Pangeran William dan PM Selandia Baru Jadi Viral

Internasional
Tanah Bergerak di Nyalindung Sukabumi, Jumlah Rumah Rusak Bertambah

Tanah Bergerak di Nyalindung Sukabumi, Jumlah Rumah Rusak Bertambah

Regional
Ketua KPU Nilai Tim Pencari Fakta Kecurangan Pemilu Belum Diperlukan

Ketua KPU Nilai Tim Pencari Fakta Kecurangan Pemilu Belum Diperlukan

Nasional
Diperkirakan Masih Didalam Kota Jayapura, Polisi Persempit Ruang Gerak Napi Lapas Abepura yang Kabur

Diperkirakan Masih Didalam Kota Jayapura, Polisi Persempit Ruang Gerak Napi Lapas Abepura yang Kabur

Regional
Proses Hukum Laporan terhadap Istri Andre Taulany Bisa Dihentikan, jika...

Proses Hukum Laporan terhadap Istri Andre Taulany Bisa Dihentikan, jika...

Megapolitan
Bandung Siap Lahirkan Penulis Baru lewat Program Sahabat Pena Dispusip

Bandung Siap Lahirkan Penulis Baru lewat Program Sahabat Pena Dispusip

Regional

Close Ads X