Jokowi: PKB Trennya Naik Terus, kalau Dibiarkan Bisa Tiga Besar

Kompas.com - 17/12/2018, 14:34 WIB
Presiden Joko Widodo saat menghadiri konsolidasi caleg PKB di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (17/12/2018) siang. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo saat menghadiri konsolidasi caleg PKB di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (17/12/2018) siang.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo memuji Partai Kebangkitan Bangsa. Ia menilai, para kader PKB memiliki semangat dan militansi yang tinggi.

Semangat para kader PKB itu disaksikan langsung oleh Jokowi saat menghadiri konsolidasi caleg PKB di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (17/12/2018) siang.

"Saya melihat tadi, dan merasakan energi di acara ini kelihatan. Dan saya tahu kenapa elektabilitas PKB ini trennya terus naik," kata Jokowi disambut tepuk tangan para kader PKB yang hadir.

"Kalau ini dibiarkan terus, feeling saya (PKB) bisa masuk tiga besar," tambah Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Komprat, Kampret, Opo?

Sejumlah kader yang hadir sempat riuh karena mempermasalahkan kata "dibiarkan terus" yang dilontarkan Jokowi. Jokowi lalu buru-buru mengklarifikasi maksud pernyataannya.

"Artinya, partai yang lain diam, gitu, membiarkan. Kalau partai lain nyegat-nyegat, enggak ngerti. Enggak ngerti," kata Jokowi, kali ini disambut tawa para kader PKB.

Jokowi mengapresiasi kesolidan PKB mendukungnya dan Ma'ruf Amin dalam pilpres 2019. Menurut Jokowi, berdasarkan survei internal yang dilakukan, ada 91 persen kader PKB yang solid mendukungnya dan Ma'ruf.

Baca juga: Fraksi PKB Minta Menlu Kirimkan Nota Protes Terkait Twit Dubes Arab Saudi

Calon presiden nomor urut 01 itu pun meminta bantuan para kader PKB untuk ikut membantu mengklarifikasi isu-isu miring yang kerap menyerangnya di media sosial.

"Dalam mempertahankan elektabilitas yang ada, sekarang ini yang bisa mengubah adalah isu-isu. Enggak ada yang lain. Itu harus bisa dibentengi agar tidak tergerus," kata dia.

Dalam acara ini, hadir Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Hadir juga para menteri kabinet kerja, yakni Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Desa Eko Putro Sandjojo, serta Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi M Natsir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X