Jokowi Serahkan Bonus ke Atlet Asian Para Games di Bogor

Kompas.com - 13/10/2018, 14:01 WIB
Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan atlet dan ofisial Asian Para Games 2018 di Istana Bogor, Sabtu (13/10/2018).KOMPAS.com/IHSANUDIN Presiden Joko Widodo bersilaturahmi dengan atlet dan ofisial Asian Para Games 2018 di Istana Bogor, Sabtu (13/10/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menyerahkan bonus kepada atlet yang berhasil meraih medali di ajang Asian Para Games 2018. Acara penyerahan bonus digelar di Istana Kepresidenan, Bogor, Sabtu (13/10/2018).

Hadir dalam acara itu sekitar 95 atlet dan ofisial dari berbagai macam cabang olahraga di Asian Para Games.

"Tadi saya diberitahu, dibisikin kalau ini sudah 35 medali dan masuk ranking 5. Emasnya melebihi Asian Games," kata Jokowi.

Jumlah raihan medali itu berpotensi masih bisa bertambah karena pertandingan masih akan berlangsung hingga Sabtu sore nanti. Jokowi senang para atlet bisa melampaui target yang sebelumnya ditetapkan.

Baca juga: Bonus Atlet Berasal dari Hal Kurang Bermanfaat, seperti Kunker Pejabat

"Target 16 emas dan masuk ke 8 besar, tapi ini meleset semuanya. Meleset ke atas," kata Jokowi.

Jokowi menyerahkan secara simbolis hadiah berupa buku tabungan dan ATM kepada empat orang atlet yang hadir. Bonus yang diberikan sama dengan atlet Asian Games.

Peraih medali emas mendapat bonus Rp 1,5 miliar serta peluang menjadi PNS atau bekerja di BUMN. Sementara itu, peraih medali perak akan mendapat bonus sebesar Rp 500 juta. Sedangkan peraih medali perunggu mendapat Rp 250 juta.

Atlet yang tidak meraih medali serta para pelatih juga diganjar bonus Rp 20 juta. Usai acara penyerahan bonus, Jokowi bersama para atlet dan ofisial pun berfoto bersama.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Jamaah Islamiyah Dekati Parpol sebagai Strategi Bentuk Negara Khilafah

Polisi Sebut Jamaah Islamiyah Dekati Parpol sebagai Strategi Bentuk Negara Khilafah

Nasional
Sambil Terisak, Saksi Mengaku Terima Uang Rp 250 Juta dari Dirut Grand Kartech

Sambil Terisak, Saksi Mengaku Terima Uang Rp 250 Juta dari Dirut Grand Kartech

Nasional
Mendagri Minta Pidato Visi Indonesia Jokowi Disebar Sampai Perangkat Desa

Mendagri Minta Pidato Visi Indonesia Jokowi Disebar Sampai Perangkat Desa

Nasional
Visi Jokowi Tanpa Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu...

Visi Jokowi Tanpa Penuntasan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu...

Nasional
Surat Baiq Nuril untuk Jokowi dan Amnesti yang Kian Dekat...

Surat Baiq Nuril untuk Jokowi dan Amnesti yang Kian Dekat...

Nasional
[BERITA POPULER] Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais | Hati-hati Unggah Foto Anak di Hari Pertama Sekolah

[BERITA POPULER] Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais | Hati-hati Unggah Foto Anak di Hari Pertama Sekolah

Nasional
Ma'ruf Amin: Semoga Tidak 'Tomat', Tobat Kemudian Kumat

Ma'ruf Amin: Semoga Tidak 'Tomat', Tobat Kemudian Kumat

Nasional
Komnas HAM Dorong Jokowi Prioritaskan Penuntasan Kasus HAM Masa Lalu

Komnas HAM Dorong Jokowi Prioritaskan Penuntasan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
MPR: Rekonsiliasi Baik untuk Kepentingan Bangsa

MPR: Rekonsiliasi Baik untuk Kepentingan Bangsa

Nasional
Jaksa KPK Tuntut Eks GM Hutama Karya 7 Tahun Penjara dan Rp 500 Juta

Jaksa KPK Tuntut Eks GM Hutama Karya 7 Tahun Penjara dan Rp 500 Juta

Nasional
Amien Rais: Lucu, Enggak Ditawari Pak Jokowi Tapi Minta-minta...

Amien Rais: Lucu, Enggak Ditawari Pak Jokowi Tapi Minta-minta...

Nasional
Komnas HAM Kecewa Jokowi Tidak Bicara HAM dalam Pidato Visi Indonesia

Komnas HAM Kecewa Jokowi Tidak Bicara HAM dalam Pidato Visi Indonesia

Nasional
Usai Jokowi dan Prabowo Bertemu, DPR Minta Rakyat Rajut Persatuan

Usai Jokowi dan Prabowo Bertemu, DPR Minta Rakyat Rajut Persatuan

Nasional
KPK Periksa 16 Saksi Kasus Suap Ketua DPRD Tulungagung

KPK Periksa 16 Saksi Kasus Suap Ketua DPRD Tulungagung

Nasional
Blusukan di 5 Lokasi 'Bali Baru', Jokowi Temukan Sejumlah Masalah Ini

Blusukan di 5 Lokasi "Bali Baru", Jokowi Temukan Sejumlah Masalah Ini

Nasional
Close Ads X