Kata Alissa Wahid soal Pernyataan Dukungan Sinta Nuriyah ke Jokowi

Kompas.com - 20/09/2018, 08:22 WIB
Presiden Joko Widodo saat bertemu Sinta Nuriyah Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan Fabian Januarius Kuwado/KOMPAS.comPresiden Joko Widodo saat bertemu Sinta Nuriyah Wahid di Ciganjur, Jakarta Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com — Putri pertama Abdurrahman Wahid, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, menceritakan kembali silaturahim Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu ke kediaman keluarganya.

Alissa mengatakan, Presiden Jokowi dengan ibunda Alissa, Sinta Nuriyah Wahid, lebih banyak berbincang tentang persoalan bangsa, bukan secara spesifik meminta dukungan politik pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang.

"Yang dibicarakan adalah persoalan-persoalan bangsa sebetulnya. Tidak secara spesifik meminta dukungan politik, itu tidak. Tapi gesturenya, tentu saja. Karena beliau datang untuk mohon doa restu. Yang namanya mohon doa restu ya, tentu saja secara tersirat berharap ada dorongan, ada dukungan," ujar Alissa dalam wawancara di Kompas TV, Rabu (19/9/2018).

Baca juga: Ulang Tahun Gus Dur, Jokowi Kunjungi Rumah Sinta Nuriyah

Kepada wartawan di penghujung silaturahim, lanjut Alissa, sang ibu pun mengapresiasi silaturahim Jokowi itu.

Dalam keterangannya, Sinta kemudian menyatakan akan mendukung sepanjang Jokowi menjadi sosok pemimpin yang meneladani nilai-nilai yang dikedepankan Gus Dur.

Meski demikian, Alissa menekankan, poin pentingnya bukan ada pada dukungan sang ibu bagi Jokowi secara personal. Melainkan bahwa dukungan itu diberikan apabila Jokowi menjadi pemimpin yang meneladani nilai-nilai teladan Gus Dur.

"Kalimatnya Ibu kan cukup jelas bahwa sebagai sesepuh, sebagai Ibu, Pak Jokowi sowan kepada Ibu Sinta dan Ibu tentu memberikan doa restu, memberikan dukungan," ujar Alissa.

"Ingat, ada kata 'selama', 'asalkan', pemimpin ini adalah pemimpin amanah, pemimpin yang mengikuti apa yang diteladankan Gus Dur. Intinya, siapa pun pemimpin yang amanah dan sesuai prinsip tersebut, pasti diberikan doa restunya," lanjut dia.

Diketahui, Presiden Joko Widodo bersilaturahim ke kediaman almarhum Abdurrahman Wahid di Ciganjur, Jumat (7/9/2018) lalu.

Baca juga: Saat Bertemu Istri Gus Dur, Prabowo Ditanya Isu Khilafah

Pada penghujung silaturahim, Jokowi mengatakan, selain memperingati ulang tahun Gus Dur ke-78, silaturahimnya itu sekaligus ingin meminta restu kepada istri Gus Dur, Sinta Nuriyah Wahid, beserta seluruh keluarganya berkaitan dengan perhelatan Pemilihan Presiden 2019 yang ia ikuti.

Sinta pun mengapresiasi silaturahim Jokowi yang sudah keempat kalinya itu.

"Karena saya dianggap orangtua yang patut dikunjungi. Jadi, saya sebagai orangtua pasti akan memberikan doa dan juga memberikan dukungan," ujar Sinta.

Ia menegaskan, selama seorang pemimpin mampu menjalankan amanah rakyat dan menjalankan prinsip-prinsip yang dipegang almarhum Gus Dur, yakni mengutamakan kepentingan rakyat di atas pribadi dan golongan, ia akan mendukungnya.

"Kalau pemimpin yang seperti itu adalah pemimpin yang perlu didukung," ujar Sinta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Persoalan Covid-19 Terlalu Besar jika Pemerintah Sendirian

Jokowi: Persoalan Covid-19 Terlalu Besar jika Pemerintah Sendirian

Nasional
Jokowi Klaim Program Bansos Covid-19 Berjalan Baik, Ini Rinciannya

Jokowi Klaim Program Bansos Covid-19 Berjalan Baik, Ini Rinciannya

Nasional
Mahfud MD Minta Polisi Pidanakan Konser Dangdut di Tegal

Mahfud MD Minta Polisi Pidanakan Konser Dangdut di Tegal

Nasional
UPDATE: Rekor Kasus Covid-19 dan Desakan Jokowi Ambil Alih Penanganan

UPDATE: Rekor Kasus Covid-19 dan Desakan Jokowi Ambil Alih Penanganan

Nasional
Kawal Program Nadiem Makarim, Komisi X DPR Bentuk Panja Peta Jalan Pendidikan

Kawal Program Nadiem Makarim, Komisi X DPR Bentuk Panja Peta Jalan Pendidikan

Nasional
Tower 8 Wisma Atlet Disiapkan untuk Pasien Covid-19 OTG dan Gejala Ringan

Tower 8 Wisma Atlet Disiapkan untuk Pasien Covid-19 OTG dan Gejala Ringan

Nasional
Sikap Fraksi-fraksi di DPR soal Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Sikap Fraksi-fraksi di DPR soal Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Nasional
Ketua MPR Minta Protokol Kesehatan dalam Pilkada Bukan Sekadar Formalitas

Ketua MPR Minta Protokol Kesehatan dalam Pilkada Bukan Sekadar Formalitas

Nasional
PDI-P Siapkan Sanksi bagi Kader yang Tak Patuh Protokol Kesehatan

PDI-P Siapkan Sanksi bagi Kader yang Tak Patuh Protokol Kesehatan

Nasional
KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 6 Pati TNI AU

KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 6 Pati TNI AU

Nasional
Kasus Covid-19 Kian Meningkat, Epidemiolog Dorong Tingkatkan 3T

Kasus Covid-19 Kian Meningkat, Epidemiolog Dorong Tingkatkan 3T

Nasional
Mundur dari Satgas Covid-19, Akmal Taher Kecewa 'Tracing' dan 'Testing' Belum Diutamakan

Mundur dari Satgas Covid-19, Akmal Taher Kecewa "Tracing" dan "Testing" Belum Diutamakan

Nasional
Golkar: Terlalu Jauh Mengaitkan Pilkada 2020 dengan Pilpres 2024...

Golkar: Terlalu Jauh Mengaitkan Pilkada 2020 dengan Pilpres 2024...

Nasional
Pemerintah: Kami Yakin RUU Cipta Kerja Beri Tambahan Perlindungan bagi Pekerja

Pemerintah: Kami Yakin RUU Cipta Kerja Beri Tambahan Perlindungan bagi Pekerja

Nasional
Jumat Malam, DPR dan Pemerintah Bahas Klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja

Jumat Malam, DPR dan Pemerintah Bahas Klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X