Golkar Ingatkan Calegnya Hindari Korupsi

Kompas.com - 13/09/2018, 16:34 WIB
Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (18/3/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOSekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (18/3/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar mengingatkan bakal caleg yang akan memperebutkan kursi DPR di Pemilu 2019 untuk menghindari perbuatan koruptif apabila nantinya terpilih sebagai wakil rakyat.

"Kalau ada tindakan koruptif pasti merugikan partai," kata Sekjen Partai Golkar Lodewijk F Paulus usai membuka acara bimbingan teknis caleg Golkar di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

"Itu yang saya harapkan tadi saya mengajak caleg-caleg ini mari kita bangun partai ini sesuai tagline Golkar bersih, bangkit, maju, dan Insya Allah Golkar menang," tambah dia.

Baca juga: Golkar Jadikan Hasil Survei sebagai Cambuk

Hal ini disampaikan Lodewijk menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Agustus 2018 yang menunjukkan Partai Golkar terancam tak masuk peringkat dua besar pemenang Pemilu 2019 untuk pertama kalinya.

Dari 1200 responden, sebanyak 24,8 persen memilih PDI-P dan Gerindra sebesar 13,1 persen. Sedangkan Golkar sebesar 11,3 persen.

Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby memaparkan, menurunnya elektabilitas Golkar ini karena kasus korupsi yang menimpa para elitenya, mulai dari mantan ketua umum Golkar Setya Novanto dan mantan sekjen Golkar Idrus Marham.

Baca juga: Peneliti LSI: Isu Politik Dua Kaki Berpotensi Rugikan Demokrat di Pemilu 2019

Lodewijk mengatakan, tindakan korupsi yang dilakukan oleh individu di sebuah parpol memang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu lah, Partai Golkar tak bosan-bosan mengingatkan setiap kadernya untuk menghindari korupsi.

"Saya katakan, kalau memang itu ya mari menjadi pecut buat kita supaya tidak melakukan tindakan koruptif," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X