Gugatan terhadap Saksi Ahli Kasus Korupsi Diproses Pengadilan, KPK Diminta Serius Berikan Pembelaan

Kompas.com - 27/08/2018, 13:56 WIB
Koalisi Masyarakat Antikorupsi menolak gugatan oleh Nur Alam, mantan Gubernur Sulewesi Tenggara kepada Basuki Wasis, Ahli Perhitungan Kerugian Lingkungan yang dihadirkan KPK saat konferensi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018) Reza JurnalistonKoalisi Masyarakat Antikorupsi menolak gugatan oleh Nur Alam, mantan Gubernur Sulewesi Tenggara kepada Basuki Wasis, Ahli Perhitungan Kerugian Lingkungan yang dihadirkan KPK saat konferensi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018)
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Koalisi Masyarakat Antikorupsi menolak gugatan yang dilayangkan mantan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam terhadap Basuki Wasis, Ahli Perhitungan Kerugian Lingkungan yang dihadirkan KPK dalam persidangan.

Kuasa Hukum Budi Wasis, Muji Kartika Rahayu menuturkan apa yang dialami Basuki Wasis tidak hanya memberikan pengaruh terhadap KPK, melainkan juga agenda pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Gugatan terjadap pak Wasis (Basuki Wasis) bagian dari serangan balasan terhadap pegiat-pegiat dalam pemberantasan korupsi,” ujar Muji saat konferensi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (27/8/2018).

Gugatan kepada Basuki Wasis, kata Muji, menjadi penanda bahwa risiko terhadap upaya memberantas korupsi dan melindungi lingkungan semakin serius.

Baca juga: Saksi Ahli dari IPB di Sidang Nur Alam Digugat, KPK-LPSK Beri Pendampingan Hukum

Muji mengatakan, saat ini, sasarannya tidak hanya kelompok masyarakat sipil yang aktif melawan korupsi dan melindungi lingkungan, tetapi juga menerpa akademisi yang juga ahli perhitungan kerugian lingkungan.

“Ini tidak bisa dianggap kasus biasa. Komitmen KPK sangat penting menjamin pak Basuki (Basuki Wasis) yang akan datang menjadi ahli dijamin dan dilindungi negara dalam hal ini KPK,” ujar Muji.

Muji menuturkan, untuk memberikan kesaksian sebagai ahli di Pengadilan adalah bagian dari kewajiban yang telah diatur dan dilindungi oleh Undang-Undang.

Sementara, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif menegaskan, bila KPK akan selalu mendukung dan akan memberikan perlindungan kepada Basuki Wasis sebagai saksi ahli.

“Kami serius. Keseriusan KPK disamping menyiapkan atau berkoordinasi dengan tim bantuan hukum kepada ahli yang sedang digugat yakni Pak Basuki Wasis dan juga KPK sebagai pihak ketiga berkepentingan dalam kasus ini,”tutur Laode.

Laode mengatakan, gugatan yang dilakukan kepada Basuki Wasis bukan hanya serangan kepada saksi ahli, tetapi serangan kepada proses penegakan hukum.

“Jangan dianggap remeh, dan juga jangan dianggap sebagai persoalan satu orang. Ini adalah persoalan besar,” ujar Laode.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X