AHY Minta Maaf kepada Kader Demokrat karena Gagal Jadi Cawapres

Kompas.com - 10/08/2018, 12:02 WIB
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan keterangan pers di kediaman ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Kuningan, Jakarta, Jumat (1/8/2019). KOMPAS.com/RoderickKomandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberikan keterangan pers di kediaman ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Kuningan, Jakarta, Jumat (1/8/2019).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) meminta maaf kepada kader Partai Demokrat.

Sebab, ia merasa tidak bisa memenuhi harapan para kader partai untuk menjadi calon wakil presiden pada 2019.

"Saya memohon maaf untuk kader Demokrat yang berharap saya menjadi cawapres dan tentunya lapisan bangsa ini," ujar AHY di rumah Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, di bilangan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Baca juga: Pusaran Politik di Sekitar AHY di Ulang Tahun ke-40

AHY mengaku sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi harapan para kader Demokrat. Upaya itu antara lain dengan berkeliling Nusantara mendengar aspirasi masyarakat.

"Dan tentunya saya mohon maaf yang sebesar-sebesarnya karena berbagai faktor, maka saya belum memiliki peluang untuk bisa menjadi cawapres," kata AHY.

Baca juga: Prabowo Ajukan Sandiaga, SBY Tawarkan AHY

Sebelumnya, Demokrat mendorong AHY dipasangkan dengan Prabowo Subianto. Namun, namanya ditolak koalisi Gerindra, PAN, dan PKS.

Akhirnya, ketiga partai itu pun mendeklarasikan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno semalam. Demokrat akhirnya menyusul dan ikut bergabung kedalam koalisi tersebut.

Kompas TV Fadli mengatakan kedua nama ini nantinya akan dibahas dalam pertemuan bersama keempat parpol hari ini.

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X