Kompas.com - 17/07/2018, 18:53 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny G Plate DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comSekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny G Plate
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny Plate menyatakan, bergabungnya Partai Kebangkitan Bangsa ke dalam koalisi pengusung Presiden Joko Widodo semakin menyolidkan mereka.

Karena itu, saat ini koalisi pengusung Jokowi tengah menyelesaikan hal-hal yang berkaitan dengan Pilpres 2019.

"Yang pasti bahwa dengan bergabungnya PKB sudah ada enam partai dengan kursi di DPR yang sudah sangat solid dan semakin solid," ucap Johnny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2018).

"Lebih dari 65 persen koalisi itu ditambah dengan partai nonseat DPR seperti PKPI, PSI, Perindo, ini tentu akan menghasilkan sebaran luasan jaringan politik yang baik dan kuat," kata dia.

Johnny pun membandingkan koalisi Jokowi yang semakin solid dengan koalisi penantang yang hingga kini belum terbentuk.

Baca juga: PKB Nyatakan Bergabung, Persiapan Koalisi Pengusung Jokowi Segera Dilakukan

Padahal, kata Johnny, semakin cepat koalisi terbentuk maka akan semakin baik. Dengan demikian, masyarakat bisa segera mengetahui rekam jejak pasangan capres dan cawapres dan visi serta misi yang diperjuangkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sampai saat ini kan belum kita dengar nih. Cawapresnya segera dalam short list, jangan sampai saling mengancam. Kita dengar di ruang publik ada yang saling mengancam yang akhirnya membuat ketidakpastian koalisinya itu sendiri," ucap Johnny.

"Jangan lama, rakyat nunggu ini programnya untuk segera ditampilkan. Kita kontestasi tapi kepentingan rakyat justru di program," ujar dia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diisukan Duet dengan Anies di Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Saya Fokus untuk Parekraf

Diisukan Duet dengan Anies di Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Saya Fokus untuk Parekraf

Nasional
Pemerintah Percepat Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Anak

Pemerintah Percepat Capaian Kepemilikan Akta Kelahiran Anak

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Berstatus Tersangka, Golkar Hargai Proses Hukum di KPK

Azis Syamsuddin Dikabarkan Berstatus Tersangka, Golkar Hargai Proses Hukum di KPK

Nasional
20 Tersangka Kasus Peredaran Uang Palsu Ditangkap, Polisi: Ada yang Residivis

20 Tersangka Kasus Peredaran Uang Palsu Ditangkap, Polisi: Ada yang Residivis

Nasional
Komisi VIII DPR Ingatkan Perlunya Mitigasi jika Ada Siswa atau Guru Positif Covid-19

Komisi VIII DPR Ingatkan Perlunya Mitigasi jika Ada Siswa atau Guru Positif Covid-19

Nasional
Sebaran 160 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Aceh

Sebaran 160 Kasus Kematian akibat Covid-19, Tertinggi di Aceh

Nasional
Menduga di Jabar, Polisi Dalami Lokasi Pembuatan Uang Palsu Dollar AS

Menduga di Jabar, Polisi Dalami Lokasi Pembuatan Uang Palsu Dollar AS

Nasional
Menurut KPU, Hal Ini Harus Diperbaiki untuk Cegah KPPS Meninggal Saat Pemilu 2024

Menurut KPU, Hal Ini Harus Diperbaiki untuk Cegah KPPS Meninggal Saat Pemilu 2024

Nasional
Lewat Program Pejuang Muda, Mensos Ajak Mahasiswa “Baca” Masa Depan

Lewat Program Pejuang Muda, Mensos Ajak Mahasiswa “Baca” Masa Depan

Nasional
UPDATE: 46.980.347 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE: 46.980.347 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Kemenkes Sebut Mayoritas Nakes Pakai Moderna ketimbang AstraZeneca sebagai Vaksin 'Booster'

Kemenkes Sebut Mayoritas Nakes Pakai Moderna ketimbang AstraZeneca sebagai Vaksin "Booster"

Nasional
UPDATE 23 September: Ada 353.860 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 September: Ada 353.860 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 23 September: 47.997 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 23 September: 47.997 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: Tambah 248.125, Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 37.348.941

UPDATE: Tambah 248.125, Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 37.348.941

Nasional
UPDATE 23 September: Kasus Sembuh Covid-19 Tambah 4.386, Total Jadi 4.012.448

UPDATE 23 September: Kasus Sembuh Covid-19 Tambah 4.386, Total Jadi 4.012.448

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.