Gatot Nurmantyo Ajak Semua Pihak Percayakan Pengawasan Pilkada ke Bawaslu

Kompas.com - 27/06/2018, 08:11 WIB
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018). KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZESJenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo saat berkunjung ke Menara Kompas, Jakarta, Senin (23/4/2018).
Penulis Moh Nadlir
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo meminta semua pihak menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan Pilkada serentak 2018 kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hal itu dikatakan Gatot seiring dengan adanya kekhawatiran sejumlah pihak terkait netralitas TNI/Polri dan ASN pada pemungutan suara pilkada, Rabu 27 Juni 2018.

"Ada pengawasnya kita percayakan saja. Kalau saya kan hanya mengigatkan saja sebagai mantan TNI," ujar Gatot di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Baca juga: Hadang Serangan Fajar Pilkada, Polisi Gelar Razia


Gatot pun tak lupa mengimbau kepada semua masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya dalam memilih calon kepala daerah.

"Pilkada ini kan pesta demokrasi di daerah masing-masing. Ya mari kita berpesta," ucap Gatot.

Ia juga mengajak semua pihak menghormati dan menghargai adanya perbedaan sikap politik dalam pilkada.

"Hargai persepsi pilihan masing-masing. Setelah selesai, bersatu lagi karena semuanya nyari pemimpin yang terbaik," kata dia.

"Saya kenal A lebih bagus. B lebih bagus. Setelah selesai, ya kita lihat siapa yang menang. Begitu menang, bersatu lagi sama-sama mendukung yang menang," tegas Gatot.

Kompas TV 10 orang pengacara disiapkan untuk mengawal pelapor.


Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X