Jokowi Minta Koruptor, Bandar Narkoba, dan Teroris Diberi Hukuman Berat

Kompas.com - 01/03/2018, 13:12 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (1/3/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo menghadiri Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (1/3/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah terus mendukung langkah Mahkamah Agung dalam mewujudkan peradilan yang bersih, adil, dan bermartabat. Jokowi secara spesifik menyebut tiga pelaku yang harus mendapat hukuman berat, yakni koruptor, bandar narkoba, dan teroris.

Hal ini disampaikan Jokowi saat bicara dalam Sidang Pleno Istimewa Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2017, di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Kamis (1/3/2018).

"Pemerintah terus mendukung langkah Mahkamah Agung dalam mewujudkan peradilan yang bersih, yang adil dan bermartabat," kata Jokowi.

Baca juga : Mahkamah Agung Butuh Hakim Pajak, tetapi yang Mendaftar Sedikit

"Yang memberi hukuman berat dan efek jera kepada para pelaku korupsi, bandar narkoba, teroris dan siapapun yang merusak persatuan dan kesatuan Indonesia dan mengganggu keadilan di negara kita," tambahnya.

Jokowi mengaku memberikan penghargaan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian kinerja Mahkamah Agung yang terus meningkat selama tahun 2017. Kepala Negara berpesan agar MA terus menghadirkan peradilan yang betul-betul kredibel dan dipercaya. Dengan begitu, kepastian hukum di Indonesia semakin tegak.

"Kepercayaan publik semakin meningkat dan kepercayaan investasi pada negara kita Indonesia semakin kuat," kata Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X