Bawa Misi Perdamaian, Wapres JK Bertolak ke Afghanistan

Kompas.com - 27/02/2018, 10:54 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelum bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Kabul, Afghanistan, Selasa (27/2/2018)Dok Sekretariat Wakil Presiden Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelum bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma ke Kabul, Afghanistan, Selasa (27/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla bertolak dari Jakarta ke Afghanistan dengan menggunakan pesawat kepresidenan pada Selasa (27/2/2018) pagi.

Didampingi Wakapolri Komjen Pol Syafruddin, Wapres memilki beberapa agenda penting. Misi utamanya ke Afghanistan, yakni membawa misi perdamaian.

Sebelumnya, Wapres mengaku ingin berbicara dengan beberapa tokoh di Afghanistan untuk mencari solusi perdamaian antara Afghanistan dan Pakistan.

"Kalau mereka konflik terus menerus, seperti kita konflik di Aceh dulu, pecah belah, tidak maju," kata Kalla, Senin kemarin.

(Baca juga : Akan Kunjungi ke Afganistan, Wapres Tak Khawatir Soal Resiko Keamanan)

Setelah lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Wapres akan terlebih dulu transit satu jam di Bandara Kualanamu Medan.

Setelah itu, Wapres melanjutkan perjalanannya menuju Kabul.

(baca: Enam Jam Jokowi di Afghanistan...)

Pada hari pertama di Kabul, Wapres akan menghadiri pembukaan Kabul Process Conference.

Selain itu, Wapres juga akan melakukan serangkaian pertemuan di antaranya dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dan Ketua High Peace Council Mohammad Karim Khalili.

Ikut serta mendampingi Wapres, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi yang sudah lebih dulu berada di Kabul.



Terkini Lainnya

Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Nasional
LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

Nasional
Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Nasional
Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Nasional
Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Nasional
Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Nasional
Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Nasional
Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Nasional
Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Nasional
Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Nasional
TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

Nasional
Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Nasional
Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Nasional

Close Ads X