Kubu Daryatmo Minta Kubu Oesman Sapta Stop Pecat Ketua DPD dan DPC

Kompas.com - 26/01/2018, 19:43 WIB
Sekretaris Fraksi Partai Hanura di DPR, Dadang Rusdiana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraSekretaris Fraksi Partai Hanura di DPR, Dadang Rusdiana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/1/2017).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Rekonsiliasi dua kubu di Hanura, kubu Oesman Sapta Odang (OSO) dan Daryatmo, belum mencapai titik temu.

Salah satu penyebabnya yakni masih adanya pemecatan yang diakukan oleh kubu OSO.

Wakil Sekjen Partai Hanura kubu Daryatmo, Dadang Rusdiana meminta agar kubu OSO menghentikan pemecatan para ketua DPD dan DPC yang ikut Munaslub di Kantor DPP Hanura Bambu Apus pada 18 Januari 2018 lalu.

"Kami minta pada kubu Manhattan (OSO) untuk menghentikan pemecatan," ujarnya dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Menurut kubu Daryatmo, pemecatan Ketua DPD dan DPC oleh kubu OSO tidak sejalan dengan semangat rekonsiliasi yang saat ini sedang dibangun di Hanura.

(Baca juga: Rekonsiliasi di Hanura Belum Capai Titik Temu)

Apalagi kata Dadang, Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto sudah menyatakan bahwa ia tidak ingin lagi ada aksi pecat memecat di internal.

Pernyataan itu disampikan Wiranto saat mempertemukan OSO dan Daryatmo di Hotel Ritz Carlton 23 Januari 2018 lalu.

Kubu Daryatmo juga ingin agar ketua DPD dan DPC yang dipecat dikembalikan ke posisinya semula. Sebab para pengurus tersebut adalah pengurus yang terbentuk pasca Munaslub 2016 lalu.

Permintaan ini menjadi salah satu syarat yang dilayangkan kubu Daryatmo dalam proses rekonsiliasi dengan kubu OSO.

Saat ditanya berapa banyak ketua DPD dan DPC yang dipecat oleh kubu OSO, Dadang mengatakan bahwa semua yang ikut Munaslub di Kantor DPP Hanura Bambu Apus dipecat oleh OSO.

Dalam Munaslub 18 Januari 2018, kubu Daryatmo mengatakan bahwa peserta Munaslub dihadiri oleh 27 DPD dan 401 DPC.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Jumlah Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh Pecahkan Rekor

Saat Jumlah Pasien Covid-19 yang Dinyatakan Sembuh Pecahkan Rekor

Nasional
Saat DPR Menilik Transaksi Keuangan dan Karakter Calon Tunggal Kapolri...

Saat DPR Menilik Transaksi Keuangan dan Karakter Calon Tunggal Kapolri...

Nasional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19 4 Hari Berturut-turut dan Kurang Maksimalnya Upaya Pencegahan Pemerintah

Rekor Penambahan Kasus Covid-19 4 Hari Berturut-turut dan Kurang Maksimalnya Upaya Pencegahan Pemerintah

Nasional
Komnas HAM Ungkap Ada Anggota Laskar FPI Tertawa-tawa Saat Bentrok dengan Polisi

Komnas HAM Ungkap Ada Anggota Laskar FPI Tertawa-tawa Saat Bentrok dengan Polisi

Nasional
7 Catatan LPSK untuk Calon Kapolri Listyo Sigit, Kekerasan oleh Polisi hingga Terorisme

7 Catatan LPSK untuk Calon Kapolri Listyo Sigit, Kekerasan oleh Polisi hingga Terorisme

Nasional
Fokus Tanggap Darurat Bencana, Ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Fokus Tanggap Darurat Bencana, Ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Nasional
Kopaska Temukan Paspor dan Kalung Salib Pramugari NAM Air yang Jadi Penumpang SJ 182

Kopaska Temukan Paspor dan Kalung Salib Pramugari NAM Air yang Jadi Penumpang SJ 182

Nasional
Lima Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Kembali Teridentifikasi, Total 29 Orang

Lima Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Kembali Teridentifikasi, Total 29 Orang

Nasional
Komnas HAM Imbau Publik Tak Perlu Berdebat di Medsos soal Bentrok Polisi dengan Laskar FPI

Komnas HAM Imbau Publik Tak Perlu Berdebat di Medsos soal Bentrok Polisi dengan Laskar FPI

Nasional
Cegah Covid-19, Kepala BNPB Imbau Pengungsi Kelompok Rentan Dipisahkan

Cegah Covid-19, Kepala BNPB Imbau Pengungsi Kelompok Rentan Dipisahkan

Nasional
Bencana di Tengah Pandemi, BNPB Ingatkan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan

Bencana di Tengah Pandemi, BNPB Ingatkan Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan

Nasional
Mendengarkan (Kembali) Suara Rakyat

Mendengarkan (Kembali) Suara Rakyat

Nasional
BNPB Ingatkan Masyarakat Waspadai Cuaca Buruk

BNPB Ingatkan Masyarakat Waspadai Cuaca Buruk

Nasional
UPDATE 17 Januari: Ada 145.482 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 17 Januari: Ada 145.482 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE BNPB: Korban Meninggal Dunia Gempa Majene Jadi 73 Orang, 27.850 Warga Mengungsi

UPDATE BNPB: Korban Meninggal Dunia Gempa Majene Jadi 73 Orang, 27.850 Warga Mengungsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X