Kompas.com - 03/01/2018, 19:34 WIB
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku tak mempermasalahkan keinginan Partai Keadilan Sejahtera yang kembali berniat melengserkannya dari kursi pimpinan DPR.

Hal itu disampaikan Fahri menanggapi pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman terkait upaya pencopotan Fahri dari kursi Wakil Ketua DPR.

"Ya namanya juga usaha, jadi usaha yang mau ditempuh," kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Fahri juga mengaku mendengar PKS rela kehilangan kursi Wakil Ketua DPR asalkan dirinya lengser.

(Baca juga: Fahri Hamzah: Saya Bersandar Kepada Putusan Hukum)

Ia pun mengaku pasrah jika nantinya PKS bersikeras untuk melengserkannya dari jabatan wakil ketua DPR. Namun, ia menegaskan dirinya akan tetap mengkritisi upaya PKS tersebut.

"Ya silakan saja. Yang punya partai, yang punya fraksi kan Pak Sohibul Iman. Dia mau apakan, silakan," tutur Fahri.

"Cuma saya aliran kritis, bahwa dalam politik itu tidak hanya sekedar kekuasaan tapi lebih mulia yang lebih tinggi. Bergitu, namanya juga usaha," kata dia.

Presiden PKS Sohibul Iman sebelumnya mengaku telah menyampaikan keinginan melengserkan Fahri kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Golkar.

(Baca juga: PKS Terus Upayakan Ganti Fahri Hamzah dari Posisi Pimpinan DPR)

"Intinya kami sampaikan. Kami ini sebagai fraksi menghormati hak fraksi lain. Ketua DPR itu hak Fraksi Golkar. Makanya kami akan mendukung pergantian itu, ya siapa pun yang dicalonkan," ujar Sohibul saat berbincang dengan wartawan di Hotel Aston Priority, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2018).

"Tentu kami juga minta dong, semua menghormati hak Fraksi PKS bahwa wakil ketua DPR itu hak PKS," kata dia.

Kompas TV Permintaan Fraksi PKS untuk mengganti Fahri Hamzah sebagai Wakil Ketua DPR akan diproses pimpinan DPR seusai reses.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.